Kawan-kawan,
Saya mau tanya dikit : Hama belalang semakin mengganas apa karena pestisida
habis atau memang alam lingkungannya yang rusak ?
Salam
Djuni Lethek
__________________
SUARA PEMBARUAN DAILY, Kamis, 14 Januari 1999
Serangan Hama Belalang Mengganas
Di Sumba Karena Pestisida Habis
Kupang, Pembaruan
Dinas Pertanian Nusa Tenggara Timur kehabisan persediaan pestisida sehingga
tidak dapat mengatasi serangan hama belalang
yang mengganas di Kabupaten Sumba Timur. Populasi hama ini sangat tinggi
sehingga hampir semua tanaman rakyat habis
dimakan.
Kepala Dinas Pertanian NTT, Felix TB Morghen kepada wartawan di Kupang,
Kamis (14/1) pagi mengatakan, pihaknya
telah menerima laporan tertulis dari Bupati Sumba Timur, Drs Lukas Mbadi
Kaborang dan Kepala Dinas Pertanian setempat
mengenai serangan hama belalang serta permintaan bantuan pestisida.
Sayangnya, saat ini tidak ada persediaan bahan kimia
untuk penanggulangan hama tersebut karena masih dalam proses tender
pengadaannya.''Tender pengadaan baru dilaksanakan
kemarin dulu (Selasa, 12/1 -red), sehingga belum diketahui siapa pemenangnya.
Dikatakan, apabila proses tender selesai dan diketahui pemenangnya, tentu
pengadaan dapat dipercepat dan Sumba Timur
mendapat prioritas utama dalam penanggulangan hama.Mengingat pengadaan
pestisida masih membutuhkan waktu, Morghen
mengimbau masyarakat agar berupaya melakukan penangkapan belalang kemudian
dimusnahkan. Meskipun cara ini dinilai
tidak efektif, tetapi merupakan satu-satunya jalan terbaik.
Menurut Morghen, pihaknya sudah mengadakan pengecekan persediaan pestisida
ke Dinas Pertanian di beberapa Kabupaten.
Namun ternyata persediaan mereka juga sudah habis, termasuk persediaan
pestisida di tingkat kecamatan sehingga permintaan
bantuan pestisida dari Sumba Timur tidak dapat dipenuhi.
Saat ini, serangan hama belalang mengganas di enam desa yang tersebar di
kecamatan Rindi Umalulu serta dua desa lainnya di
Kecamatan Pahungalodu. Serangan hama belalang yang kian mengganas tersebut
sangat meresahkan masyarakat petani,
mengingat tingkat populasi hama belalang yang sangat tinggi dikhawatirkan
segera meluas ke desa-desa lainnya.
Dibakar
Menurut laporan Bupati Drs Lukas Mbadi Kaborang, enam desa yang terserang
hama belalang di Kecamatan Rindi Umalulu
terparah di Desa Umalulu, menyusul Desa Tamburi, Pindi, Kayuri, Watuhadang
dan Lailoru. Sedangkan dua desa terparah di
Kecamatan Pahungalodu masing-masing Desa Lulundilu dan Pamulu.
Dilaporkan, serangan hama yang mengganas pada awal musim tanam, menyebabkan
tanaman pangan yang baru tumbuh
langsung disikat hama belalang. Masyarakat di beberapa desa berupaya
melakukan penanaman ulang, namun upaya tersebut
gagal karena tanaman baru langsung menjadi santapan hama yang mengganas. (120)
Last modified: 1/14/99
___________________________________________________________________
Mulai langganan envorum: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan envorum: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip envorum di http://www.egroups.com/list/envorum
BARU!! Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]