Republika Online edisi: 23 Jan 1999
                                                                          
2. Dune Lankard

Jika Anda pernah pergi ke Capitol Hill, tempat para wakil
rakyat AS bersidang di Washington, dan menemukan
seorang wanita Indian berpakaian lusuh di depan gedung
megah itu tengah mengetik problem kehidupan
masyarakatnya di sebuah laptop butut sambil membawa
batu-batu kali, barangkali dialah Dune Lankard, 39, sang
Pahlawan Bumi ini. 

Lankard adalah wanita dari suku Eyak etnis Indian yang
tinggal di Amerika Utara. Aktivitasnya bermula ketika
terjadi kecelakaan kapal tanker Exxon Valdez di laut
sekitar Alaska, 1989. Minyaknya mengotori pantai Alaska.
Exxon akhirnya berani mengganti 1 milyar dolar untuk
membayar dampak lingkungan akibat minyak yang
ditumpahkannya. Peristiwa itu ternyata mengundang
pemikiran baru: Kenapa uang sebanyak itu tak dipakai oleh
pemerintah negara bagian Alaska untuk membeli hak
membangun terhadap 17,8 juta hektar wilayah guna
melindungi kehidupan penduduk asli dari penggusuran dan
kerusakan lingkungan hidupnya?

Jika itu terjadi, penduduk Indian di Alaska bisa
menyelamatkan hutannya, perikanannya, dan
ekoturismenya. Penduduk asli memang kehilangan
incomenya dari perusahaan kayu. Tapi di masa depan
keuntungan dari pengelolaan hutannya yang masih asli
akan lebih prospektif. 

Saat itu, Lankard masih menjadi pengusaha ikan Eyak
Corporation. Ia menternakkan ikan salmon dan herring.
Suatu ketika, ikan-ikan peliharaannya banyak yang mati
karena air sungainya terpolusi oleh perusahaan kayu. Ia
pun menjerit. Lankard baru sadar, semua itu disebabkan
oleh perusahaan kayu yang merusak hutan Alaska. 

Tak menunggu waktu lama, Lankard langsung
menghentikan usahanya. Ia bertekad untuk melindungi
hutan dari perusakan perusahaan kayu. Lankard pun
mendirikan Eyak Rainforest Preservation Fund. Kampanye
Lankard untuk mengkonservasi hutan Alaska berhasil.
Washington akhirnya menetapkan sebagian wilayah hutan
Alaska sebagai kawasan yang dilindungi. Memang belum
semua usaha Lankard berhasil. Tapi perhatian Washington
terhadap upaya keras Lankard untuk melindungi hutan
''milik suku asli Indian'' mulai menampakkan
keberhasilannya. Pahlawan Bumi ini kini bisa bernafas lega
sedikit.

.

___________________________________________________________________
Mulai langganan envorum: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan envorum: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip envorum di http://www.egroups.com/list/envorum

BARU!! Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke