Date: Wed, 10 Feb 1999 18:15:32 +0700
From: Rahendrawan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Harga gabah


Rekan-rekan Lead dan lingkungan,

Mendengar harga dasar gabah masih saja turun menjelang panen
raya,
rasanya kok sedih banget. Masih saja petani kita yang dirugikan,
meskipun kita tahu bahwa ketergantungan kita pada mereka sangat
tinggi.
Herannya, berdasarkan informasi pedagang beras yang dibiayai oleh
perusahaan kami mengatakan bahwa di pasar beredar beras Jepang
(mungkin
maksudnya bantuan dari Jepang) yang harga jualnya sama dengan
harga
gabah produksi petani kita saat ini, dengan kualitet yang sama.
Akibatnya, tidak ada insentif bagi pedagang beras tersebut untuk
beli
gabah petani, kecuali atas pertimbangan menjaga hubungan baik.
Pedagang
tersebut juga sudah rugi, karena selama ini sudah mempunyai
persediaan
dagangan beras yang harganya lebih mahal dari beras Jepang
tersebut.

Mohon masukan dari yang mengetahui cerita yang sesungguhnya
bagaimana,
karena kalau baca di koran agak simpang siur.

Wassalam,

Rahendrawan - cohort 6





___________________________________________________________________
Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]
atau di http://www.egroups.com/list/envorum

Kirim email ke