The original message was received at Wed, 10 Feb 1999 11:17:23 GMT
from out4.ibm.net [165.87.194.239]
----- The following addresses had permanent fatal errors -----
<[EMAIL PROTECTED]>
----- Transcript of session follows -----
550 <[EMAIL PROTECTED]>... Host unknown (Name server: cypb.or.id: host not found)
Reporting-MTA: dns; out3.ibm.net
Received-From-MTA: dns; out4.ibm.net
Arrival-Date: Wed, 10 Feb 1999 11:17:23 GMT
Final-Recipient: rfc822; [EMAIL PROTECTED]
Action: failed
Status: 5.1.2
Remote-MTA: dns; cypb.or.id
Last-Attempt-Date: Wed, 10 Feb 1999 11:17:23 GMT
Rekan-rekan Lead dan lingkungan,
Mendengar harga dasar gabah masih saja turun menjelang panen raya,
rasanya kok sedih banget. Masih saja petani kita yang dirugikan,
meskipun kita tahu bahwa ketergantungan kita pada mereka sangat tinggi.
Herannya, berdasarkan informasi pedagang beras yang dibiayai oleh
perusahaan kami mengatakan bahwa di pasar beredar beras Jepang (mungkin
maksudnya bantuan dari Jepang) yang harga jualnya sama dengan harga
gabah produksi petani kita saat ini, dengan kualitet yang sama.
Akibatnya, tidak ada insentif bagi pedagang beras tersebut untuk beli
gabah petani, kecuali atas pertimbangan menjaga hubungan baik. Pedagang
tersebut juga sudah rugi, karena selama ini sudah mempunyai persediaan
dagangan beras yang harganya lebih mahal dari beras Jepang tersebut.
Mohon masukan dari yang mengetahui cerita yang sesungguhnya bagaimana,
karena kalau baca di koran agak simpang siur.
Wassalam,
Rahendrawan - cohort 6