Tommy Rafael, tuh yang bikin acara hipnosys di stasiun SCTV itu pernah cerita, bahwa korban bisa di-hypnosis karena secara sukarela mau dihipnotis, tapi bisa saja korban menjadi sukarela secara nggak sadar karena dirayu/disugesti sedemikian rupa..
Berikut ada tips untuk mencegah kejahatan dengan menggunakan hypnonis yang ditulis oleh "pakar" hypnosis di Inonesia bahkan membuka kursus bagi yang berminat. Mudah-mudahan bisa digunakan untuk jaga-jaga...

Kejahatan Hypnosis
Dan Cara Mengatasinya


Oleh : Yan Nurindra
Pakar Western Hypnosis & Traditional Hypnosis

 
 Sumber: http://hypnosis.yannurindra.com/Articles_01.html

Penipuan melalui Hipnotis atau di kalangan masyarakat umum dikenal dengan istilah "gendam", dipercaya sebagai teknik Hipnotis dengan menggunakan kekuatan magic & mistik.

Secara teknis, fenomena "gendam" dapat merupakan salah satu atau gabungan dari : Conventional Hypnosis dengan metode Shock Induction, Ericksonian Hypnosis, teknik Esoteric Energy, atau Mind Control (Telepathic, Magnetism).

Berikut ini petunjuk untuk menghindari dan mengatasi kejahatan Hipnotis ataui "gendam".


Jangan membiarkan pikiran kosong ketika berada di daerah umum. Pikiran kosong dapat mengakibatkan gerbang telepathic terbuka, sehingga pihak lain dapat dengan mudah menyampaikan pesan secara telepathic.

Waspadalah jika tiba-tiba timbul rasa kantuk yang tidak wajar, ada kemungkinan bahwa seseorang yang bermaksud negatif sedang melakukan "telepathic forcing".

Bagi mereka yang memiliki kebiasaan "latah", sebaiknya jangan bepergian ke tempat umum tanpa teman. Mereka yang mempunyai kebiasaan "latah" cenderung memiliki gerbang bawah sadar yang mudah dibuka paksa dengan bantuan kejutan (Shock Induction). Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang mudah terkejut.

Jangan mudah panik jika tiba-tiba ada beberapa orang yang tidak dikenal mengerumuni anda untuk suatu alasan yang tidak jelas. Sekali jangan mudah panik ! Karena rasa panik akan mempermudah terbukanya gerbang bawah sadar anda !

Jangan mudah panik jika tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahu anda ! Usahakan agar pikiran dan panca indera anda tetap aktif ke seluruh lingkungan ! Jangan terfokus pada ucapan-ucapan orang yang menepuk anda ! Segera berpindahlah ke daerah yang lebih ramai !

Jika secara tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, dada anda terasa sesak, dan diikuti dengan perut agak mual, dan kepala sedikit pusing, waspadalah karena mungkin ada seseorang tengah mengerahkan energi gendam ! Segera lakukan "grounding", yaitu meniatkan membuang seluruh energi negatif ke bumi (cukup visualisasi).

Jika terjadi hal-hal yang mencurigakan, segera sibukkan pikiran anda, agar tetap berada di frekwensi yang mengakibatkan efek Hipnotis tidak dapat bekerja ! Antara lain dengan : berdoa dalam hati, menyanyi dalam hati, atau memikirkan hal-hal yang berat !

Jika ternyata anda mulai merasa memasuki suatu "kesadaran berbeda" dari biasanya, mungkin anda sudah mulai terpengaruh oleh Hipnotis. Jika anda merasakan hal ini, maka segera niatkan dalam hati : "Dalam 3 hitungan, saya akan kembali sadar dan normal sepenuhnya ....", kemudian segera hitung dalam hati : "Satu ..., dua, ... tiga".

Akhirnya, tanamkan terus menerus di dalam diri anda, bahwa Hipnotis tidak akan bekerja bagi mereka yang menolaknya ! Hal ini juga berlaku untuk ilmu gendam !


--- In [email protected], Winaldi Mustajab <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hipnotis itu terjadi karena bantuan setan. Hendaklah
> berzikir setiap waktu. Mudah-mudahan godaan setan dari
> kanan, dari kiri, dari depan, dan dari belakang
> menjadi tidak mempan.
>
> --- Soeyamto [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> > Lagi lagi hipnotis
> >
> > Hari ini kami mendapat aduan dari nasabah besar
> > kami, tentang
> > Hipnotis.
> > Kejadiannya sbb :
> > Seorang Ibu baru saja pension dari BUMN. Ia
> > mendapat uang pension
> > sekaligus sebsar Rp.340 juta. Di Bank Mandiri Kali
> > malang ia sedang mau
> > print buku tabungan, tiba tiba ia ditepuk sama
> > seseorang laki laki dan
> > akhirnya ia pergi bersama si penghipnotis tersebut
> > ke Cab. Bank
> > Mandiri Palza mandiri untuk mencairkan uang sebesar
> > Rp.150 juta untuk
> > sang Hipnotis. Belum cukup puas si Hipnotis pergi
> > lagi ke Cabang
> > bank mandiri Falatehan dan si wanita pemilik
> > tabngan mengambil
> > uangnya sebesar Rp.190 juta lagi untuk sang
> > Hipnotis/. Lengkaplah sudah
> > penderitaan si Ibu yang habis mendapatkan uang
> > pension sekaligus
> > sebesar Rp.340 juta karena hanya dalam hitungan
> > jam uang sebesar
> > Rp.340 juta telah ludes dezz.
> > Aku jadi bingung tentang Hipnotis .
> > Tahun 1995 ada kejadian Hipnotis juga lagi lagi
> > menimpa seorang wanita
> > yang suaminya sakit stroke sudah 3 tahun, ditepuk
> > sama orang laki laki
> > ternyata penghipnotis uang 50 juta amblas mblas
> > dan mengangis sejadi
> > jadinya di BBD Kebon jeruk .
> >
> > Akhir tahun 2005 kuliah ku yang sudah S2, juga
> > seorang wanita yg
> > sudah tanpa suami, mengalami hipnotis juga . Begitu
> > berpandangan
> > dengan seorang pria di daerah Ragunan, menjadi
> > sangat tolol, karena
> > harus pulang bersama pria tersebut ke daerah sentul
> > untuk mengambil BPKB
> > untuk dijual untuk sang hipnotis dan mengambil
> > perhiasan uantuk
> > dijual juga sang Hipnotis dan mengambil buku
> > tabungan untuk diambil
> > kemudian diserahkan kepada sang Hipnotis.
> >
> > Pesan saya hati hati wahai para wanita yang
> > suaminya telah lama
> > tidak memberikan kebutuhan bathin karena sakit
> > menahun, atau teman
> > teman wanita yang karena satu dan lain hal
> > berpisah dengan sang suami
> > atau teman lain yang karena pertimbangan khusus
> > memilih untuk
> > sendiri alias jomblo , karena sang hipnotis umumnya
> > pria ganteng yang
> > menggoda.
> >
> > Ke depan mungkin si penghipnotis bisa jadi wanita
> > cantik , sehingg
> > korbannya para pria berduit, tapi kalau yang ini
> > bisa bisa pria
> > berduit yang mencari si penghipnotis.
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
> > Of Prianto Tirto Prodjo
> > Sent: Tuesday, March 21, 2006 4:58 PM
> > To: [email protected]
> > Subject: RE: [ex-be2de] FW: HIPNOTIS Pelakunya Juga
> > Gentayangan di Mal
> > BERITA DI KOMPAS
> >
> > SING TUKANG HIPNOTIS IKU WONG EDAAAAN
> >
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
> > Benny Yustanto Diswarin
> > Sent: Tuesday, March 21, 2006 8:38 AM
> > To: [email protected]
> > Subject: RE: [ex-be2de] FW: HIPNOTIS Pelakunya Juga
> > Gentayangan di Mal
> > BERITA DI KOMPAS
> >
> >
> > Tks a lot boss, kuncinya hati2 dan doa selalu
> >
> > BY
> >
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
> > Of Maringan Aruan
> > Sent: Friday, March 10, 2006 3:43 PM
> > To: [email protected]
> > Subject: [ex-be2de] FW: HIPNOTIS Pelakunya Juga
> > Gentayangan di Mal
> > BERITA DI KOMPAS
> >
> >
> >
> > > HIPNOTIS
> > > Pelakunya Juga Gentayangan di Mal
> > > Lembito tak pernah membayangkan bahwa anaknya
> > menjadi korban penipuan
> > konyol dengan modus hipnotis. Ketika pergi ke Mal
> > Pondok Indah bersama
> > istri dan kedua anaknya, Minggu (26/2) sekitar pukul
> > 15.00, ia juga
> > merasa tak ada yang tak beres.
> > > Setibanya di PIM I, ia dan istrinya pergi ke
> > Metro, sementara kedua
> > anaknya, Mario (16) dan Marcel (14), menuju
> > Gramedia. Setelah membeli
> > baterai isi ulang, Marcel berpisah dengan Mario dan
> > berjalan menuju
> > jembatan penghubung (skywalk) antara PIM I dan PIM
> > II. Di tengah
> > jembatan, Marcel bertemu dengan seorang pria berkaus
> > oranye dan
> > bersandal jepit yang menanyakan di mana letak toko
> > yang menjual busana
> > daerah.
> > > Tentu saja Marcel kebingungan karena memang tidak
> > tahu. Situasi psikis
> > yang terkejut sejenak itulah yang dimanfaatkan orang
> > itu. Ia memberi
> > Marcel sebuah tembaga berbentuk silinder. Dalam
> > waktu hampir bersamaan,
> > dari arah PIM I melintas seorang pria berbaju
> > kotak-kotak berpenampilan
> > seperti pelajar. Pria berkaus tadi juga memberikan
> > benda yang sama
> > kepada pria yang baru datang.
> > > Pria kedua itu bertanya kepada Marcel benda apa
> > itu. Jangan-jangan
> > benda jahat. > "> Ayo kita tanyakan kepada orang
> > yang ngasih tadi,> ">
> > ajak pria kedua, seperti ditirukan Marcel.
> > > Saat bertemu, orang pertama mengatakan, mereka
> > harus mengikuti tes
> > kejujuran dan mematikan telepon selulernya kalau
> > ingin tahu benda apa
> > itu.
> > > Orang itu kemudian bertanya kepada pria kedua
> > berapa uang di dalam
> > dompetnya, yang dijawabnya Rp 300.000. Apakah punya
> > simpanan uang di
> > ATM? Dijawab, Rp 2 juta di Bank Mandiri. Bahkan,
> > nomor PIN-nya juga
> > diberikan.
> > > Pertanyaan yang sama diajukan kepada Marcel.
> > Seperti dicocok
> > hidungnya, ia menjawab polos. Ia juga memberikan
> > nomor PIN dari kartu
> > Niaga Visa Elektronnya.
> > > Setelah melakukan tes kejujuran, orang yang
> > kemungkinan besar adalah
> > kawan penipu itu meminta temannya membeli jarum di
> > lantai atas. Marcel
> > dan orang itu duduk di tangga sambil menunggu
> > pesanan jarum. Sebelum
> > pergi, pria yang membeli jarum itu menitipkan dompet
> > dan telepon
> > selulernya kepada Marcel.
> > > Tidak berapa lama, pesanan jarum datang. Kemudian
> > Marcel gantian
> > diminta pergi untuk membeli benang di toko di lantai
> > atas. Sebelum
> > pergi, ia diminta menitipkan dompet dan telepon
> > selulernya kepada pria
> > yang membeli jarum. Karena tidak menemukan toko
> > benang, Marcel kembali
> > ke tempat kedua orang itu menunggu.
> > > Ternyata keduanya sudah tidak ada. Barulah Marcel
> > sadar telah ditipu.
> > Sebuah telepon seluler, dompet berisi Rp 40.000, dan
> > sebuah kartu ATM
> > lenyap.
> > > Marcel bertanya kepada orang-orang yang ada di
> > sekitar lokasi
> > kejadian, tetapi tidak ada yang tahu. Ia lalu
> > melaporkan kejadian itu
> > kepada petugas keamanan di pelataran parkir PIM I.
> > Setelah itu, Marcel
> > langsung menemui Mario di Gramedia dan menghubungi
> > orangtuanya.
> > > Lembito langsung menghubungi pihak layanan ATM
> > untuk memblokir nomor
> > tersebut. Soal saldonya, penjahat itu sudah berhasil
> > menarik uang
> > sekitar Rp 200.000.
> > > Di Jakarta, kejahatan memang bisa menimpa siapa
> > saja. Hati-hati adalah
> >
> === message truncated ===
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>



************************************************************************
Mantan BBD's mailing list
* Post message : [email protected]
* Subscribe    : [EMAIL PROTECTED]
* Unsubscribe  : [EMAIL PROTECTED]
* List owner   : [EMAIL PROTECTED]
* Mail Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
************************************************************************
Kunjungi Blog MANTAN BBD di http://mantan-bbd.blogspot.com
************************************************************************




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke