Pak Riyanto
Sampeyan kan pernah di New York yang Megapolitan itu, masak sudah ada even organizer (artinya juru/tukang mengorganisasi genap) nya, mbok yang bener nulise ta EVENT ORGANIZER, gitu lho mas.
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Riyanto
Sent: Tuesday, April 04, 2006 10:33 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [ex-be2de] Kesurupan mssal, fenomena apakah itu?

Tapi kang kata orang kesurupan massal sekarang juga udah ada even organizernya lho, mo butuh berapa orang untuk kesurupan massal.  Tinggal calling or sms aja untuk negosiasi harga, waktu dan tempat gitu loh.
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Yusuf Wibisono
Sent: Monday, April 03, 2006 1:37 PM
To: [email protected]
Subject: [ex-be2de] Kesurupan mssal, fenomena apakah itu?

Maraknya kesurupan massal di Indonesia antara lain di Jogja (6/3), Banjarmasin (20/3), Surabaya (20-22/3), Bogor (21/3), dan Malang (22/3) menambah muramnya perjalanan hidup bangsa Indonesia. Korban bukan hanya pelajar seperti SMA Pangudi Luhur Jogja, SMA PGRI 2 Banjarmasin, SMAN 10 dan SMPN 29 Surabaya, tetapi juga karyawan Pabrik Rokok PT Bentoel Prima di Malang.  Rasanya baru satu-dua tahun terakhir ini kesurupan massal sering terjadi: Kita ikut prihatin mendengarnya, tetapi tidak tahu bagaimana mengatasinya, karena tidak memahami apa penyebabnya. Berikut petikan pendapat para tokoh tentang maraknya kesurupan massal tersebut:

 

Ketua Komisi Fatwa MUI /Khatib Syuriah PWNU Jatim, Abdurrahman Navis:

Kesurupan (kerasukan mahluk halus) massal membuktikan kurangnya pendidikan agama di sekolah. Dari aspek agama, orang yang kerasukan jin itu umumnya karena jarang berdzikir atau jarang beribadah. Kesurupan massal tidak mungkin sekedar faktor psikologis, sebab jika faktor psikologis, maka hal itu akan terjadi pada 3-4 orang saja Jin itu suka dengan tempat-tempat yang kotor dan menyeramkan, tapi mereka juga seperti manusia yakni jika diganggu, maka mereka akan mengganggu juga. Jadi, mungkin saja ada tempat menyeramkan di dekat sekolah yang diusik. Namun,  mahluk halus akan sulit mengganggu manusia jika orangnya suka beribadah dan berdzikir. "Abu Khoir pernah diajari jin tentang cara menangkal jin dengan membaca ayat kursi".

 

Direktur RSJ Lawang (Jatim), Dr Eko Susanto Marsoeki, SpKJ

Gejala kesurupan menunjukkan makin kompleksnya masalah yang dihadapi masyarakat. Beratnya beban masalah yang ditanggung membuat emosi orang meluap-luap dan tumpah dalam bentuk gejala-gejala yang tidak wajar, seperti berteriak-teriak atau bahkan pingsan. Sebut, misalnya, beban kenaikan harga bahan bakar minyak, yang disusul isu kenaikan tarif dasar listrik, yang telanjur menambah beban emosi.

Psikiater RS Dr Sutomo, Surabaya, Nalini M Agung:

Kesurupan atas siswa di sejumlah sekolah bukan fenomena mistis dan tidak ada hubungannya dengan roh halus

Fenomena sejenis bisa dibagi dua:

Pertama, berkaitan dengan budaya trance (keadaan tak sadarkan diri) dalam tradisi kuda lumping. Yang menyerang siswa-siswa adalah masalah kesehatan mental yang dalam diagnosis gangguan jiwa disebut gangguan disosiatif. Disosiatif sebenarnya kecemasan hebat yang direpresi sedemikian rupa ke alam bawah sadar dan disalurkan dalam bentuk ”kesurupan” atau kepribadian ganda.

Kedua, fenomena copycat mass histeria. Hal ini dipicu oleh pengaruh media massa, terutama televisi, yang menayangkan gangguan disosiatif ini malah membuat penyebaran semakin luas dan seperti mewabah. ”Tayangan diterima masyarakat yang bepersepsi keliru tentang fenomena ini lalu terjadi peniruan (copycat) oleh remaja-remaja lain di Indonesia

Psikolog TA Prapancha Hary dari Jogja

Peristiwa itu bukan kebetulan, tetapi karena kehidupan kita saat ini tidak seimbang dan menimpa orang yang tingkat kesadarannya rendah. Tetapi percaya atau tidak kehidupan di luar manusia itu ada.”

Psikolog Sartono Mukadis, Jakarta:

Kesurupan sangat potensial menimpa orang-orang yang berpikiran labil. Coba amati, sangat jarang murid yang badung pernah kesurupan. Itu karena anak seperti ini punya ketegaran dalam keyakinan, terlepas pikirannya itu salah atau benar, baik atau buruk”

 



************************************************************************
Mantan BBD's mailing list
* Post message : [email protected]
* Subscribe    : [EMAIL PROTECTED]
* Unsubscribe  : [EMAIL PROTECTED]
* List owner   : [EMAIL PROTECTED]
* Mail Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
************************************************************************
Kunjungi Blog MANTAN BBD di http://mantan-bbd.blogspot.com
************************************************************************




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke