06/05/2007 05:55 WIB

Madu Bisa Selamatkan Penderita Diabetes dari Amputasi
Arfi Bambani Amri - detikcom

Madison - Kabar baik bagi penderita diabetes. Mengoleskan madu pada kaki yang 
terinfeksi bisa mencegah penderita diabetes dari amputasi. Ajaib.

Itulah yang telah dilakukan Profesor Jennifer Eddy dari Fakultas Kedokteran dan 
Kesehatan Masyarakat Universitas Winsconsin, Amerika Serikat, seperti dikutip 
dari AFP, Minggu (6/5/2007).

Terapi madu dilakukan dengan mengoleskannya pada bagian yang sakit. Setelah itu 
kulit mati dan bakteri bisa hilang. Madu mampu membunuh bakteri karena bersifat 
asam dan mencegah komplikasi adanya perlawanan bakteri seperti yang terjadi 
jika menggunakan antibiotik biasa.

"Madu ini benar-benar sebuah isu penting untuk dunia kesehatan," cetus Eddy.

Penderita diabetes biasanya memiliki sirkulasi yang buruk dan kemampuan rendah 
untuk melawan infeksi. Borok yang muncul pun jadi sulit untuk disembuhkan. 
Sehingga amputasi sebagai satu-satunya jalan terjadi setiap 30 detik terjadi di 
dunia.

"Jika kami bisa membuktikan madu bisa menyembuhkan borok pada penderita 
diabetes, kami bisa memberikan harapan baru bagi banyak pasien," kata Eddy.

Terapi madu biasa digunakan untuk pengobatan di Selandia Baru dan sebagai 
sebuah bentuk pengobatan alternatif di Eropa. Namun terapi madu telah menjadi 
sejarah di Amerika Serikat.

Eddy mencoba terapi madu sebagai upaya terakhir pada seorang penderita diabetes 
berumur 79 tahun pada 6 tahun lalu. Pasiennya itu telah kebal dengan perawatan 
biasa dengan antibiotik.

"Saya mencobanya hanya jika semua upaya lain telah gagal dan ... kami pada 
prinsipnya telah mengirim dia pulang untuk meninggal," kata Eddy. Namun 
anehnya, sang pasien malah sembuh dengan cepat. 

"Semua antibiotik telah dihentikan ketika kami mencoba madu dan justru 
luka-lukanya cepat sekali sembuh," ujar Eddy yang berharap percobaannya itu 
sempurna dan hasilnya bisa dipublikasikan tahun 2008 atau 2009 ini. (aba/aba)



Kirim email ke