Ramalan banjir Akhir Januari 2009
<http://rovicky.wordpress.com/2008/12/17/ramalan-banjir-akhir-januari-20\
09/> 17 Desember 2008 at 9:07 am | In Dongeng Geologi
<http://id.wordpress.com/tag/dongeng-geologi/> , banjir
<http://id.wordpress.com/tag/banjir/>  |
Tags: banjir <http://id.wordpress.com/tag/banjir/> , bulan
<http://id.wordpress.com/tag/bulan/> , ramalan
<http://id.wordpress.com/tag/ramalan/> , rob
<http://id.wordpress.com/tag/rob/> , siklus
<http://id.wordpress.com/tag/siklus/>

  [lintasan3d.jpg] 
<http://rovicky.files.wordpress.com/2007/11/lintasan3d.jpg> Setelah ada
ramalan gempa, sekarang meramal yang lebih mudah yaitu meramal
kemungkinan banjir tahun 2009 nanti.

Seperti yang sudah pernah dituliskan sebelumnya bahwa banjir rob atau
banjir akibat pasang naik akan sangat terpengaruh oleh posisibulan dan
matahari. Pasang surut bumi kan memang berhubungan dengan peredaran
bulan.

Nah Marufin yang jago rukyat, menghitung penanggalan berdasarkan
peredaran bulan secara astronomis, memberikan tulisan ringan mengenai
kemungkinan naiknya muka air laut atau rob pada akhir januari 2009
nanti.

  [marufin.jpg] 
<http://dongenggeologi.files.wordpress.com/2007/07/marufin.jpg> Kata
Marufin ini sekedar bermain prediksi saja.

Secara astronomis, konjungsi Bulan - Matahari akan terjadi pada 26
Januari 2009 pukul 14:56 WIB ditandai dengan terjadinya Gerhana Matahari
Cincin yang bisa diamati di Sleat Sunda. Ketika terjadi konjungsi, ini
akan diikuti dengan pasang naik tertinggi yang sangat berpotensi
menghasilkan banjir pasang (rob) di daerah2 yang elevasinya lebih rendah
dari permukaan laut.

Secara astronomis pula, data empiris menunjukkan ketika posisi Matahari
ada pada deklinasi minus 18 - 15 derajat terjadi curah hujan di atas
normal khususnya di Pantura Jawa, lebih khusus lagi di DKI Jakarta.

  [:(]  "Haddduh, Jakarta lagi ya Pakdhe ?"

  [:D]  "Ya mestinya sekarang Jakarta harus sudah mempersiapkan.
Karena ini sudah dari sono-nya. Manusia harus mampu mengatasi atau
mengantisipasi akibat banjir"
 
[http://1.1.1.1/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/4/45/Madden-\
Julian_oscillation_effects_in_North_America.png/350px-Madden-Julian_osci\
llation_effects_in_North_America.png] 
<http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Madden-Julian_oscillation_effects_in\
_North_America.png>
MJO yang mengenai Amerika berasal dari kawasan Indonesia. (Sumber:
Wikipedia)

Sementara secara meteorologis, LAPAN menyebut siklus MJO (Madden-Julian
Oscillation <http://en.wikipedia.org/wiki/MJO> ) telah terjadi di
Indonesia pada minggu pertama-kedua Desember 2008.

Dengan periode siklus 30 - 60 hari, dimana kita ambil nilai tengahnya
40-an hari, maka siklus MJO ini akan kembali ke Indonesia pada minggu
terakhir Januari - minggu pertama Februari 2009. MJO membawa banyak awan
hujan sehingga menghasilkan peningkatan curah hujan.

So, pada minggu terakhir Januari 2009, ada tiga unsur yang berkoalisi.
Kita punya konjungsi yang menaikkan permukaan laut. Kita juga punya data
empiris posisi Matahari yang meningkatkan curah hujan. Kita juga punya
siklus MJO yang juga mendatangkan peningkatan curah hujan. Curah hujan
meningkat membuat genangan di berbagai daerah yang aliran run off-nya
cukup besar. Meningkatnya hujan juga akan membuat permukaan laut naik
dan pada gilirannya menenggelamkan daerah pantai.

  [:(]  "MJO itu apa lagi ta Pakdhe ?"

  [:D]  " Madden-Julian oscillation itu sebuah siklus baru yang saat
inipun sedang dipelajari oleh para ahli. Hal ini berhubungan dengan
perilaku siklus curah hujan anomali yang tentusaja sangat berhubungan
dengan cuaca."

Nah, kesimpulan kasarnya, ada potensi banjir yang besar pada minggu
keempat Januari 2009, terutama untuk Pantura Jawa (lebih khusus lagi DKI
Jakarta). Mungkin ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk
mengantisipasinya dan memitigasinya jauh-jauh hari sebelumnya ?

Sumber: 
http://rovicky.wordpress.com/2008/12/17/ramalan-banjir-akhir-januari-200\
9/
<http://rovicky.wordpress.com/2008/12/17/ramalan-banjir-akhir-januari-20\
09/>

Kirim email ke