Kang Ucup, susahnya menurut primbon wabah EGP ( Emangnya Gue Pikirin ) lagi 
mencapai puncaknya pada saat itu. Hal ini bersamaan dengan genangan air yang 
menyebabkan Bapak - Bapak yang bertanggungjawab sual banjir males ngantor, 
dingin, ujan melulu, banjir, mobilnya bisa kelelep,  enakan dirumah. Tidur lagi

--- On Wed, 12/31/08, kangucup <[email protected]> wrote:
From: kangucup <[email protected]>
Subject: [exbe2de] Ramalan banjir akhir Januari 2009
To: [email protected]
Date: Wednesday, December 31, 2008, 12:42 AM










    
            Ramalan banjir Akhir Januari 200917 Desember 2008 at 9:07 am | In 
Dongeng Geologi, banjir |
Tags: banjir, bulan, ramalan, rob, siklus


Setelah ada ramalan gempa, sekarang meramal yang lebih mudah yaitu meramal 
kemungkinan banjir tahun 2009 nanti.
Seperti yang sudah pernah dituliskan sebelumnya bahwa banjir rob atau banjir 
akibat pasang naik akan sangat terpengaruh oleh posisibulan dan matahari. 
Pasang surut bumi kan memang berhubungan dengan peredaran bulan.
Nah Marufin yang jago rukyat, menghitung penanggalan berdasarkan peredaran 
bulan secara astronomis, memberikan tulisan ringan mengenai kemungkinan naiknya 
muka air laut atau rob pada akhir januari 2009 nanti.  
Kata Marufin ini sekedar bermain prediksi saja.
Secara astronomis, konjungsi Bulan - Matahari akan terjadi pada 26 Januari 2009 
pukul 14:56 WIB ditandai dengan terjadinya Gerhana Matahari Cincin yang bisa 
diamati di Sleat Sunda. Ketika terjadi konjungsi, ini akan diikuti dengan 
pasang naik tertinggi yang sangat berpotensi menghasilkan banjir pasang (rob) 
di daerah2 yang elevasinya lebih rendah dari permukaan laut.
Secara astronomis pula, data empiris menunjukkan ketika posisi Matahari ada 
pada deklinasi minus 18 - 15 derajat terjadi curah hujan di atas normal 
khususnya di Pantura Jawa, lebih khusus lagi di DKI Jakarta.

 "Haddduh, Jakarta lagi ya Pakdhe ?"
 "Ya mestinya sekarang Jakarta harus sudah mempersiapkan. Karena ini sudah dari 
sono-nya. Manusia harus mampu mengatasi atau mengantisipasi akibat banjir"
 
MJO yang mengenai Amerika berasal dari kawasan Indonesia. (Sumber: Wikipedia)
Sementara secara meteorologis, LAPAN menyebut siklus MJO (Madden-Julian 
Oscillation) telah terjadi di Indonesia pada minggu pertama-kedua Desember 2008.
Dengan periode siklus 30 - 60 hari, dimana kita ambil nilai tengahnya 40-an 
hari, maka siklus MJO ini akan kembali ke Indonesia pada minggu terakhir 
Januari - minggu pertama Februari 2009. MJO membawa banyak awan hujan sehingga 
menghasilkan peningkatan curah hujan.
So, pada minggu terakhir Januari 2009, ada tiga unsur yang berkoalisi. Kita 
punya konjungsi yang menaikkan permukaan laut. Kita juga punya data empiris 
posisi Matahari yang meningkatkan curah hujan. Kita juga punya siklus MJO yang 
juga mendatangkan peningkatan curah hujan. Curah hujan meningkat membuat 
genangan di berbagai daerah yang aliran run off-nya cukup besar. Meningkatnya 
hujan juga akan membuat permukaan laut naik dan pada gilirannya menenggelamkan 
daerah pantai.

 "MJO itu apa lagi ta Pakdhe ?"
 " Madden-Julian oscillation itu sebuah siklus baru yang saat inipun sedang 
dipelajari oleh para ahli. Hal ini berhubungan dengan perilaku siklus curah 
hujan anomali yang tentusaja sangat berhubungan dengan cuaca."
Nah, kesimpulan kasarnya, ada potensi banjir yang besar pada minggu keempat 
Januari 2009, terutama untuk Pantura Jawa (lebih khusus lagi DKI Jakarta). 
Mungkin ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya dan 
memitigasinya jauh-jauh hari sebelumnya ?
Sumber:  http://rovicky. wordpress. com/2008/ 12/17/ramalan- banjir-akhir- 
januari-2009/

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke