Yang penting sekarang cepat daftarkan diri dulu siapa yang bersedia untuk reuni di Bali biar bang Irfan bisa booking hotelnya dan Bagi kawan kawan yang di Jawa mungkin bisa ngikut Pak Leo yang akan ke Bali bersama BIC (Blazer club ). Pak Leo, Gimana kalau kawan kawan yang ada di Jawa meskipun tidak punya Blazer tapi barengan ke Bali bolehkan? Ngomong-ngomong kapan BIC Jakarta ke Bali biar aku bisa ambil cutinya bertepatan dengan Blazer mania kumpul di Bali. Salam Supri
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Hinaldi, Dedi Sent: Monday, May 23, 2005 5:11 PM To: [email protected] Subject: [exbhp] Re: Cara berpikir orang kaya "Virus free by ITP Scan Mail" Makanya....makin kaya makin banyak mikirnya...he...he...he... -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Riyadi Sent: Monday, 23 May 2005 3:51 PM To: [email protected] Subject: [exbhp] Re: Cara berpikir orang kaya "Virus free by ITP Scan Mail" Itu juga masih salah coy, Orang miskin nggak pernah sempat berfikir untuk berlibur, apalagi ke Bali karena buat makan aja susahhhhhhhh......... Regards, Ryd -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, 23 May 2005 3:28 PM To: [email protected] Subject: [exbhp] Re: Cara berpikir orang kaya "Virus free by ITP Scan Mail" Salah Jack, justru orang miskin yang berpikir 2 kali kalau mau berlibur ke Bali. -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Hinaldi, Dedi Sent: Monday, May 23, 2005 3:27 PM To: [email protected] Subject: [exbhp] Re: Cara berpikir orang kaya "Virus free by ITP Scan Mail" Betul sekali............. Karena kalau orang kaya berfikir untuk berlibur di Bali pasti mikir dua kali. -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, 23 May 2005 11:37 AM To: [email protected] Subject: [exbhp] Re: Cara berpikir orang kaya "Virus free by ITP Scan Mail" Kelhatannya reuni kita diBali adalah cara berfikir orang miskin...betul kang??? "Hinaldi, Dedi" <[EMAIL PROTECTED] To: <[email protected]> .com> cc: Sent by: Subject: [exbhp] Cara berpikir orang kaya "Virus free by ITP Scan Mail" [EMAIL PROTECTED] s.com 05/20/2005 09:31 AM Please respond to exbhp Cara berpikir orang kaya Seringkali saya mendengar gerutuan orang-2 yang mengatakan bahwa dunia ini tidak adil, karena yang kaya semakin kaya, dan yang miskin tetap miskin. Orang yang miskin acapkali berkata, seandainya mereka diberi kesempatan, mereka juga bisa kaya. Atau kalau mereka punya modal yang banyak atau pandai, mereka bisa mempunyai perusahaan juga. Benarkah modal bisa membuat orang kaya ? Banyak orang yang menang undian berhadiah, tapi dalam sekejab pula hartanya tersebut habis karena tidak dikelola dengan baik. Kaya dan miskin dalam konteks disini bukan dalam arti fisik, namun dari cara anda memandang uang. Apabila anda mempunyai rumah bak istana dengan lima mobil, namun anda selalu merasa kekurangan uang, berarti anda adalah orang miskin. Sebaliknya, seorang tukang becak yang sudah cukup puas dengan makan tiga kali sehari, bisa dianggap orang kaya. Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa yang membedakan seseorang kaya dan miskin bukan uang, kepandaian atau modal, tetapi CARA BERPIKIR. Nah, cara berpikir seperti apa yang membuat orang kaya ? Yang pertama adalah masalah tabungan (saving). Orang miskin berpikir menabung di tempat yang aman, orang kaya berpikir investasi di tempat yang nyaman. Tempat menabung yang aman menurut orang miskin adalah tempat yang paling sering didengar keberadaannya, paling banyak cabangnya, paling besar gedungnya, bunganya stabil, dan bisa memberikan jaminan keamanan apabila terjadi sesuatu. Sedang tempat menabung yang nyaman menurut orang kaya adalah tempat yang tidak banyak diketahui orang, beresiko tinggi, pendapatannya naik turun setiap saat, dan perlu keahlian khusus untuk mengelolanya. Prinsip orang miskin disini adalah "Safe Risk, Stable Return", sedang orang kaya adalah "High Risk, High Return". Yang kedua adalah masalah penghematan vs pendapatan. Orang miskin sangat mematuhi aturan "Jangan sampai besar pasak daripada tiang". Artinya, seandainya pendapatan kita Rp 1 juta, sedangkan pengeluaran kita 1,5 juta, maka sebisa mungkin pengeluaran ditekan hingga Rp 800 ribu, masih sisa Rp 200 ribu untuk ditabung. Disisi lain, orang kaya jika mempunyai pendapatan 1 juta dan pengeluarannya 1,5 juta, maka mereka akan bekerja lebih keras sehingga pendapatannya mencapai 2 juta. Sehingga pengeluaran 1,5 juta tertutup dan masih tersisa Rp 500 ribu untuk ditabung. Bisa kita lihat disini, bahwa orang kaya pun mematuhi aturan penghematan tersebut, tapi dari sisi yang berbeda. Orang miskin melihatnya dari seberapa besar pendapatannya, lalu menekan pengeluarannya, sedang orang kaya melihat dari sisi pengeluarannya, lalu meningkatkan pendapatannya. Yang ketiga adalah masalah bagaimana anda dan uang bekerja bersama. Orang miskin bekerja keras demi uang, orang kaya menempatkan uang mereka pada instrumen tertentu agar bekerja keras bagi mereka. Disini semakin keras orang miskin bekerja, mereka akan mempunyai banyak uang, tetapi mereka hampir tidak mempunyai lagi waktu luang. Sebaliknya, semakin keras uang bekerja bagi orang kaya, mereka semakin punya banyak uang serta waktu luang. Itulah sebabnya tidak usah heran melihat orang kaya dengan ribuan karyawan masih sempat main golf, sedangkan orang miskin mengatakan tidak punya waktu mengantar anak tunggalnya jalan-2 ke mall karena sibuk bekerja. Yang keempat adalah pengelolaan uang tambahan. Seringkali jika kita menerima uang tambahan diluar gaji bulanan seperti THR, bonus, atau hasil kerja sampingan, pikiran orang miskin akan langsung digunakan untuk membeli sesuatu, karena dianggap duit tambahan tersebut sebagai rejeki dadakan. Orang kaya akan menempatkan uang tambahan tersebut pada investasi tertentu, dan bunganya baru dipakai untuk membeli sesuatu. Tiga hal yang berperan disini adalah waktu, modal awal dan bunga. Orang miskin dari segi waktu lebih cepat memperoleh barangnya, namun modal awalnya habis dan tidak memperoleh bunga. Sebaliknya, orang kaya lebih bisa menahan diri untuk membeli barang dalam waktu yang lebih lama, namun modal awalnya masih ada, karena pembelian dilakukan dengan bunga. Bagaimana cara berpikir anda, sudahkah anda berpikir seperti orang kaya ? (artikel pernah dimuat di majalah Investor edisi Maret 2004) Salam Sukses! =*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* Cara kaya lewat Internet http://www.bisnis-invest.com =*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today! http://us.click.yahoo.com/EHLuJD/.WnJAA/cUmLAA/MknplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> KEBERSIHAN, KEINDAHAN, KETERTIBAN (K3) ADALAH SALAH SATU CIRI MASYARAKAT PEKANBARU Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kota-bertuah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ "Virus free by ITP Scan Mail" =============================================== The content of this message may contain the private views and opinions of the sender and does not constitute a formal view and/or opinion of the company unless specifically stated. The contents of this email and any attachments may contain confidential and/or proprietary information, and is intended only for the person/entity to whom it was originally addressed. Any dissemination, distribution or copying of this communication is strictly prohibited. If you have received this email in error please notify the sender immediately by return e-mail and delete this message and any attachments from your system. Please refer to http://www.newmont.com/en/disclaimer for other language versions of this disclaimer. ================================================ ______________________________________________________________________ This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System. For more information please visit http://www.messagelabs.com/email ______________________________________________________________________ ****************** IMPORTANT - This email and any attachments may be confidential and privileged. If received in error, please contact Thiess and delete all copies. You may not rely on advice and documents received by email unless confirmed by a signed Thiess letter. Before opening or using attachments, check them for viruses and defects. Thiess' liability is limited to resupplying any affected attachments. ****************** ______________________________________________________________________ This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System. For more information please visit http://www.messagelabs.com/email ______________________________________________________________________ =============================================== The content of this message may contain the private views and opinions of the sender and does not constitute a formal view and/or opinion of the company unless specifically stated. The contents of this email and any attachments may contain confidential and/or proprietary information, and is intended only for the person/entity to whom it was originally addressed. Any dissemination, distribution or copying of this communication is strictly prohibited. If you have received this email in error please notify the sender immediately by return e-mail and delete this message and any attachments from your system. Please refer to http://www.newmont.com/en/disclaimer for other language versions of this disclaimer. ================================================
