> Kita Permisif Sama Korupsi?
>
> Benarkah kita memang permisif terhadap korupsi? Hasil survei Transparansi
> Internasional Indonesia nunjukin, hampir setengah responden (49%) 
> menyatakan
> setuju memberi suap.
>
> Menurut mereka, selain sekadar ucapan terima kasih, Responden juga
> menyatakan pemberian yang dilakukannya lebih sebagai sopan santun
> biasa/lumrah, supaya ijin usaha lancar, gaji pegawai negeri sangat rendah,
> hal ini tidak mengubah pelayanan yang diberikan, sampai dengan 
> hitung-hitung
> memberi sumbangan atau membayar zakat.
>
> Mau tau? Coba deh buka :
>
> http://www.berpolitik.com/news.pl?n_id=2381&c_id=21&g_id=143
>
> ........---=oOo=---........
>
> Setelah saya pikir-pikir, ada benernya juga sih....
> Artinya, saya hampir setuju dengan pendapat itu. Tapi kalo dilihat dari
> sampel, barangkali lebih tepat itu disebut sikap para pengusaha. Saya 
> nggak
> percaya korupsi itu memang budaya bangsa. Kalau budaya warisan zaman 
> feodal
> sih, iya. Ya, kan? (loh, jadi ragu sendiri, he..he...)
>

Kirim email ke