Dear Pak KM.

Terima kasih atas pencerahannya. Saya malu hati sekali, ternyata sebagai 
praktisi kesehatan daya nalar saya sangat lemah. 
Saya di daerah kadang kerepotan pak mencari Text book tentang teori, info atau 
issue tertentu, sehingga kita bisa menjelaskan  sesuatu dengan benar dan dapat 
dipertanggung jawabkan pada masyarakat. (Tentu itu tak boleh dijadikan alasan 
ya?).

Internet sekarang lumayan membantu, sehingga saya bisa cepat dapat info yang 
akurat dan logis (kadang2). Hal yang menyedihkan adalah saat mendengar teman 
atau para pejabat daerah, terlebih anggota Dewan yang kadang memberikan 
informasi sesuka hati (Sok Pakar) tanpa pernah ada rujukan yang jelas dan tak 
bertanggung jawab atas apa yang mereka sampaikan. Sehingga apa yang disampaikan 
kadang menyesatkan dan pembodohan berjamaah kepada masyarakat kita. Kenapa 
sekarang orang yang ngomong ngawur malah berjaya pak?

Ada satu hal lagi yang sampai saat ini saya belum mendapatkan rujukan atau buku 
yang menyakinkan, yaitu info tentang "virus yang menyebabkan DHF" Bahwa virus 
itu telah dibawa saat dalam telur nyamuk aedes aegypti' sehingga begitu dia 
menjadi jentik, jentiknya sudah infectius apalagi setelah dia menjadi nyamuk. 
Jadi tanpa ada manusia "penderita atau carrier" sekalipun dilingkungan tertentu 
bisa saja ada penderita DHF atau ledakan wabah (KLB).

Skemanya siklusnya: Nyamuk dewasa infectius + > telur + > Jentik + > Nyamuk 
baru +.

Saya pernah meminta jurnal atau apa saja tentang hal tersebut ke Ditjen P2M PLP 
DEPKES Percetakan Negara, namun sampai sekarang belum ada jawaban (dapat 
kiriman).
Mohon infonya lagi ya Pak KM..............( Levina III). 

Sukses selalu

Hormat yang tulus

Ajud



Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Pak 
Ajud, perlindungan natural dari ibu bisa berlangsung sampai 6-8 bulan,
 dengan syarat 1. anak disusui ibu secara eksklusif (tidak dicampuri susu
 formula/bubuk) selama 6 bulan atau lebih, 2. ibunya waktu kecil pernah
 terkena/mendapat vaksinasi campak, 3. kesehatan ibunya smasa hamil dalam
 keadaan baik. Sekarang dengan banyaknya ibu yang tidak menyusui lagi anaknya
 sejak sebelum 6 bulan, maka jadwal vaksinasi diajukan.
 PS: saya jadi Menkes kalau Pak Ajud sudah jadi Presiden.
 KM
  

Kirim email ke