Bung (SIR) Ajud, saya belum pernah baca bahwa virus DHF juga hidup dalam larva aedes. Yang pernah saya baca, virus DHF menular melalui gigitan aedes yang pernah menggigit penderita DHF yang lain. Jadi kemungkinan bahwa virus DHF ada dalam larva edes agaknya tidak benar. Yang mungkin adalah bahwa sekali menyedot darah bervirus DHF, virus tsb akan tetap bertahan hidup dalam kelenjar ludah aedes. KM -------Original Message------- From: [email protected] Date: 03/04/07 18:12:31 To: [email protected] Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: dukung KM yuk- Vaksin campak Dear Pak KM.
Terima kasih atas pencerahannya. Saya malu hati sekali, ternyata sebagai praktisi kesehatan daya nalar saya sangat lemah. Saya di daerah kadang kerepotan pak mencari Text book tentang teori, info atau issue tertentu, sehingga kita bisa menjelaskan sesuatu dengan benar dan dapat dipertanggung jawabkan pada masyarakat. (Tentu itu tak boleh dijadikan alasan ya?). Internet sekarang lumayan membantu, sehingga saya bisa cepat dapat info yang akurat dan logis (kadang2). Hal yang menyedihkan adalah saat mendengar teman atau para pejabat daerah, terlebih anggota Dewan yang kadang memberikan informasi sesuka hati (Sok Pakar) tanpa pernah ada rujukan yang jelas dan tak bertanggung jawab atas apa yang mereka sampaikan. Sehingga apa yang disampaikan kadang menyesatkan dan pembodohan berjamaah kepada masyarakat kita. Kenapa sekarang orang yang ngomong ngawur malah berjaya pak? Ada satu hal lagi yang sampai saat ini saya belum mendapatkan rujukan atau buku yang menyakinkan, yaitu info tentang "virus yang menyebabkan DHF" Bahwa virus itu telah dibawa saat dalam telur nyamuk aedes aegypti' sehingga begitu dia menjadi jentik, jentiknya sudah infectius apalagi setelah dia menjadi nyamuk. Jadi tanpa ada manusia "penderita atau carrier" sekalipun dilingkungan tertentu bisa saja ada penderita DHF atau ledakan wabah (KLB). Skemanya siklusnya: Nyamuk dewasa infectius + > telur + > Jentik + > Nyamuk baru +. Saya pernah meminta jurnal atau apa saja tentang hal tersebut ke Ditjen P2M PLP DEPKES Percetakan Negara, namun sampai sekarang belum ada jawaban (dapat kiriman). Mohon infonya lagi ya Pak KM..............( Levina III). Sukses selalu Hormat yang tulus Ajud
