Awal mulanya ya memang dari ahli geologi. Dari perkiraan merekalah
drilling engineer mengetahui formasi2 batuan, dan yg terpenting adalah,
informasi di kedalaman berapa yg harus diwaspadai. Misalnya adanya
abnormal pressure, shale yg mudah runtuh, atau formasi yg sangat porous
yg berpotensi terjadinya mud lost. Dengan dasar itulah kemudian drilling
eng. membuat casing design, agar pengeboran bisa dilakukan dg aman.
Umumnya, bila mengebor di suatu tempat yg dekat dg fasilitas umum,
casing design dibuat sangat...sangat konservatif. Konsekwensinya memang
jadi mahal, tapi akan sangat aman. Baru pada pengeboran ke 3 atau bahkan
lebih, casing design tsb disederhanakan (menjadi lebih murah tentunya),
karena sifat2 formasi di daerah tsb menjadi lebih pasti. 
Dalam hal peristiwa Lapindo Bakrie, yg terjadi adalah, casing design yg
ada dlm drilling program (yg mana sdh memperhitungkan faktor2
keamanan.... hasil informasi dari geologist) diabaikan atau tidak
dijalankan, sehingga terjadilah peristiwa tsb !! Kenapa diabaikan ?? Itu
yg sampai sekarang tidak didalami. Yg ditanya hanya para geolog, bukan
para ahli drilling !! Padahal sumber bencana itu karena kesalahan dlm
menjalankan drilling practise.
Peringatan Medco itu karena dilanggarnya/diabaikannya pemasangan casing
yg ada dlm program drilling yg sudah disetujui oleh para pemegang saham
dan juga BPMIGAS.
 
Salam,
Koen S
 

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of chairil sanie
djailany
Sent: Sunday, March 04, 2007 5:35 PM
To: [email protected]
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: BPPT : Lumpur Panas Sidoarjo bencana
alam???????



Saya cuma mau meluruskan saja pendapat p Koen, drill master
mengoperasikan bor dengan dipandu oleh para weel site geologist
(peringatan Medco salah satu contohnya adalah hasil analisis formasi
bayuan), jadi wajar kalau para ahli geologi dimintakan pendapat atau
kajian berkenaan dengan lusi, karena kalau drill master tidak dipandu
oleh analisis lapisan batuan oleh geologist bukan tidak mungkin sejak
dulu banyak lusi-lusi lainnya di penjuru dunia.
Maaf kalau mungkin pendapat saya keliru!

Salam,
csd

Kirim email ke