Mas Daun,

Komentar saya tertulis pada setiap akhir alinea di bawah ini.


    Re: [vincentliong] Reformasi Budaya Masih Dipertanyakan ---> Daun
    
<http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/16121;_ylc=X3oDMTJybGFjaGR1BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzg1NDUyNTAEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDgyMTc5BG1zZ0lkAzE2MTIxBHNlYwNkbXNnBHNsawN2bXNnBHN0aW1lAzExNzMwNjA0MzY->


      Posted by: "Daun" [EMAIL PROTECTED]
      <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
      bluedowney <http://profiles.yahoo.com/bluedowney>


        Sun Mar 4, 2007 6:09 am (PST)

Hehe..
Keliatannya, kalo berpendapat dengan Mang Iyus, yang saya hormati, yang 
telah saya anggap sebagai guru saya tidak secara langsung (diakui gak 
yah..), harus bersikap serius, deh, haha..

MI:

Enteng aja lah. Saya anggap saja anda sempat baca “Kitab Angin” hasil 
bualan saya dan sudah mengalami mabuk teh berjamaah.

Daun:

Mengenai hubungan antara kemiskinan dan korupsi, saya setuju dengan Mang 
Iyus. Tapi tidak selalu bahwa kemiskinan akan menyebabkan timbulnya 
korupsi. Kemiskinan hanya menyebabkan kemungkinan untuk 
berlaku/melakukan korupsi.

MI:

Kita bicara soal “KEMISKINAN STRUKTURAL” yaitu kemiskinan yang adil dan 
merata. Dan aksiomanya tetap benar... “Kemiskinan struktural cenderung 
menyuburkan korupsi”... Jangan lihat segelintir masyarakat Indonesia 
yang kaya atau super kaya... tetapi tengoklah rata-rata masyarakat 
non-urban di negara ini.

Daun:

Sementara, untuk langkah selanjutnya, balik lagi bahwa bagaimana moral 
atau nilai lainnya yang tertanam pada masing masing pribadi tersebut. Di 
samping itu, banyak sekali perangkat2 lain yang menyebabkan dorongan 
kearah sana, misalnya, “budaya” setempat dalam arti misalnya ruang 
lingkup intern suatu instansi jika boleh kita ambil contoh.

MI:

Nah di sini kita bicara soal dalam skope terkecil yaitu individu. Bicara 
soal moral individu yang menjadi akibat daripada pendidikan nilai dari 
orang tua dan pemuka agama.

Daun:

Untuk dapat masuk suatu ujian serta dapat masuk dan lulus test, untuk 
kemudian mulai melakukan tugas, seseorang harus “mengeluarkan” uang 
dikarenakan banyaknya saingan pada ujian saringan tersebut dan faktor2 
lainnya. Jelas kemudian setelah dia duduk dibangku kerjanya,... harus 
balik modal, dong...
Atau misalnya mungkin, jalan menuju kursi kekuasaan dan lain-lain dan 
banyak contoh dan tontonan menarik sekaligus gemas dalam hal ini.

MI:

Tegas sajalah, bahwa untuk semua itu perlu “sogokan duit”. Pada situasi 
seperti ini “jualan moral” tidak laku karena tidak bisa “diduitkan”. Mau 
jadi Gubernur? Harus kencang dompetnya ukuran milyaran. Mau jadi 
Menteri, berapa berani bayar Partai pendukungnya? Minimal “janji tak 
tertulis” kalau sudah menjabat nanti harus “setor” sebab kalau tidak 
bakal “tahu sendiri” akibatnya...

Daun:

Saya disini tidak menyoroti modal adalah uang dan bukan suatu yang 
berbentuk skill, pengetahuan, capability atau lainnya, karena memang 
seperti itulah kondisi yang kita hadapi dan sudah menjadi rahasia yang 
sangat umum yang mudah2an dengan adanya tekad dari pemerintahan yang ada 
sekarang ini, semoga semua ini, tidak hanya sekedar sesuatu yang 
terlihat tapi tidak tersentuh.

MI:

Saya gak jelas maksud point anda pada kalimat-kalimat ini... he he he... 
jadi gak bisa nanggapi deh. Apa korelasi apa antara tidak menyoroti 
modal adalah uang – dengan kondisi riil – rahasia umum – dan tekad 
pemerintah?


Mang Iyus
(kanpai pakai teh !)


-Daun-
Merdeka



=====================================================
Pojok Milis FPK:

1.Milis FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM)
3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota
4.Kontak moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED]
5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke