Sejujurnya, saya juga tidak mengerti logika yang ada didalam benak 
pemilik HD yang acapkali ber "konvoi" dan dikawal. Layaknya bila 
kita lihat HD, kan ingatnya sama film zaman dulu "born to be wild" 
atau symbol "kebebasan & petualangan"  .. .. bukannya begitu ?? Kok 
di Negara kita, kebanyakan pengendara HD yang saya kenal dan lihat, 
malah sebaliknya, maunya rame-rame, kemana-mana dikawal (selain 
orang sakit gawat atau mau beranak, pengawalan kan menjadi identik 
dengan eksklusivitas). Syukurnya saya tidak termasuk orang yang 
ngiler kalo lihat HD, walaupun selalu menarik perhatian saya bila 
lihat "alat transportasi" tersebut lagi di parkir. Tapi begitu ada 
penunggangnya, keseringan HD nya jadi ngga menarik lagi ... ngapa 
ya ?? Btw, kadar emisi nya (NOx, CHx ect.) kaya apa ya? 

Salam,
Bodo


--- In [email protected], Muhammad Rivai 
Andargini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Yang saya ingin tahu, urgensinya apa ya pak ? Pengalaman saya, 
baik saat
> naik motor maupun membawa mobil, selalu disingkirkan oleh derum 
motor
> HD. Mereka bisa dengan leluasa minta orang lain minggir seolah-olah
> urusan mereka amat sangat penting. Saya pingin tahu, kalau ketemu 
lampu
> merah, apakah HD itu berhenti dan menunggu dulu.
> 
> Motor HD merupakan hak setiap orang, namun hak setiap orang juga 
untuk
> mendapat kenyamanan saat di jalan. Setahu saya, kalau ketemu sama
> pengantin sih nggak minggir. Kalau ketemu sama pembawa jenazah 
memang
> iya etikanya kita menepi dulu.
> 
> Polisi kan dalam posisi sebagai pengayom masyarakat, bukan hanya
> pengayom orang berduit :-).
> 
> Saya lebih cenderung, kalau ada konvoi HD, boleh lah kalau dijalan
> pedesaan yang lebih segar udaranya dan lebih lapang tempatnya...
> 
> Vavai
> Didik Muharam wrote:
> >
> > Salam.....
> >
> > Saya rasa selama konvoi tersebut dikawal oleh polisi & 
ppengendara
> > mengikuti aturan pengawalan tidak ada masalah
> >
> > kalau pengemudi lain harus menyingkir. Gak ada bedanya kan sama
> > pengawalan pengantin atau lainnya dimana kita juga harus minggir.
> >
> > Kecuali kalau tidak dikawal & kita harus minggir, baru deh..... 
gak usah
> > dikasih jalan.
> >
> > Thanks....
> >
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke