Disatu sisi memang begitu ada nya tapi jangan lupa tanpa dukungan dari 
pemerintah, tenaga profesional seperti itu malah akan tidak terpakai. Apalagi 
dengan situasi pemerintah yang seperti ini, sepertinya mustahil orang yang 
mempunyai kesempatan untuk bekerja di LN mau memilih membangun negaranya. 
Percuma.. ga akan dihargain deh.

Dari jaman Soekarno aja banyak pemuda/i yang ditugaskan oleh pemerintah untuk 
belajar keluar. Tapi sayangnya mereka semua sampai sekarang tidak bisa kembali 
ke tanah air walau sekarang katanya sudah jaman reformasi, hanya ada Yusril 
yang mengumbar janji kosong bagi mereka korban2 Orde Baru..


Kind Regards,

Jc
  ----- Original Message ----- 
  From: Wahyu 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, March 06, 2007 1:28 PM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: More than half Singaporeans hate 
Indonesian workers?


  Saya rasa nggak ada yang salah dengan menimba ilmu dan bekerja di LN. nggak
  perlu dicap nggak nasionalis segala. Saya yakin suatu saat nanti ketika
  negara kita sudah "siap" untuk berubah, mereka akan pulang untuk membantu
  negaranya.
  Lihatlah Cina sebagai contoh, sejak jaman revolusi cina sudah beribu orang
  yg belajar dan bekerja di US, tapi lihatlah sekarang, ketika Cina sudah siap
  untuk maju mereka berduyun2 balik ke Cina. Banyak kisah lulusan terbaik
  universitas di US yg ditawari kerja di US dengan gaji tinggi tapi tetap
  memilih bekerja di Cina.

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke