selamat pagi teman: Selasa kemaren (06/03) warga PerumTAS I masih bertahan dengan aksi menuntut hak-haknya pada Lapindo.
Meski aksi kali ini tidak seperti aksi sebelumnya, warga PerumTAS I tetap berharap mendapat ganti rugi Cash and Carry. "Kami tidak peduli siapa yang akan memberikan ganti rugi. Apakah dari Lapindo atau dari pemerintah, yang penting kami mendapatkan ganti rugi. Kami sudah menderita," tutur AGUS SURAHMAT warga PerumTAS I yang menempati blok D pengungsian pasar baru Porong, Selasa (06/03). Bagi AGUS, tenggelamnya rumah miliknya di PerumaTAS I, tak ada bedanya dengan tenggelamnya rumah warga didesa-desa lainnya seperti di Siring, Kedungbendo, Jatirejo maupun Reno Kenongo. "Kami sama seperti warga lainnya, kami ini korban. Kalau Timnas sudah selesai tugasnya tapi nasib kami malah makin nggak jelas, kita cuma bisa ngelus dada," ujar AGUS SURAHMAT tersendat. Tanggal 8 Maret 2007, tugas Timnas berakhir, setumpuk tugas memang masih belum tuntas dikerjakan. Lumpur dari pusat semburan masih belum terlihat tanda-tanda bakal berakhir apalagi berkurang. Lumpur panas sudah melebar kemana-mana menenggelamkan apa saja. Korbanpun tak berdaya. note: info dari berbagai sumber... lukmiarso cahyoadhi RRI Cabang Madya Surabaya - FM95.2Mhz Pro2fm Jl.Pemuda 82-90 Surabaya Studio - 031.5342353 Office - 031.5342352 - ext.211 mobile - 081.55105340 / 031.60251575 website - www.rrisurabaya. com
