Mbak Rahayu,

itu masalah editing saja.

kalau di kompas cetak, pertama harus disesuaikan dengan layout, 
kalau online ya tidak.  Semua itu memang lewat proses redaksional.  
kalau tidak, anda abaca laporan reporter langsung, anda pasti gak 
menyukainya, tidak diedit Redaktur.

salam,
GG


--- In [email protected], "Rahayu Arriani" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Tadi pagi (06/03) saya membaca berita di halaman Metropolitan 
Kompas
> (halaman 25) yang judulnya : Golkar Calonkan Fauzi. Dan usai makan 
siang
> tadi dikantor, saya buka-buka berita lagi, dan masuk ke situs 
kompas dan
> menemukan tulisan yang sama yang saya baca tadi pagi di alamat :
> 
> http://www.kompas.com/kompas-cetak/0703/06/metro/3362987.htm
> 
> Yang jadi pertanyaan:
> 
> * Ada perbedaan cukup mencolok antara edisi koran dengan edisi di 
situs
> Kompas (walaupun judul situsnya Kompas edisi cetak). Misalnya pada 
paragraf
> ke 8 dan seterusnya, di edisi online lebih lengkap dengan apa yang
> diberitakan di edisi koran cetak.
> * Jumlah karakter edisi online juga berbeda dengan jumlah karakter 
edisi
> koran cetak.
> 
>     - Apakah hal itu disengaja?
>     - Kenapa harus dibedakan? Bukankah itu merugikan pembaca, 
karena ada
> sebagian orang yang tidak akan membaca
>       kembali berita dengan judul yang sama, karena mereka anggap 
isinya pun
> sama.
>     - Apa tujuannya?
> 
> 
> * Ada yang mau menjelaskan?
> 
> 
> 
> Terima kasih
> 
> 
> Rahayu Arriani
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke