Dear all, rekan-rekan milis FPK ytk., Kenyataan orang bunuh diri dan membunuh orang yang terdekatnya rupa-rupanya menjadi sebuah "tragedi" yang memilukan, dalam satu minggu sudah terjadi 2 kasus serupa. Kesulitan ekonomi yang tidak teratasi menjadi pemicu orang untuk bunuh diri dan membunuh sesamanya. Namun meskipun ada banyak orang disekitarnya, saudara-saudari dekatnya tahu akan masalah itu, toh juga belum ada "tanggapan yang nyata".
Rasanya tidak ada gunanya kita menyalahkan mereka yang sudah mati. Jauh lebih baik dari tragedi itu, ada pelajaran yang mesti diangkat ke kesadaran bersama: 1. kepentingan untuk membuat "net-work" dalam mengatasi masalah sosial: ekonomi keluarga. Kalau informasi masalah ekonomi keluarga menjadi bahan pembicaraan serius antar para saudara kandung atau keluarga besarnya, rasanya ada jalan untuk mengatasi. Atau kesulitan ekonomi keluarga juga dapat menjadi bahan pembicaraan di tingkat RT-RW. 2. P[erlu diperdalam paham "bahwa hanya Tuhan yang memiliki hak untuk menghidupkan dan mematikan" serta paham tentang "hidup yang bertanggung jawab". 3. Persiapan perkawinan menjelang nikah itu mendesak dan penting supaya orang tahu tujuan perkawinan dan hidup berkeluarga: cara mengatasi masalah dalam keluarga, cara mengatasi konflik dst. 4. Orang sering mengatakan hidup berkeluarga itu tidak cukup cinta, tapi butuh uang juga. Cinta yang bertanggung jawab itu diimplementasikan dalam menyejahterakan keluarga. Kesejahteraan berkaitan erat bukan dengan uang atau pekerjaan melainkan berkaitan erat dengan kepribadian. Kesulitan ekonomi itu muncul karena salah satunya, kekurangmampuan me-manage- diri. 5. Terbuka peluang pendampingan bagi kaum muda yang akan menikah agar mereka menjadi orang yang "survival", tahan banting, dan memiliki wawasan mendalam tentang hidup perkawinan dan keluarga. Pelajaran dari tragedi ini begitu mahal, namun sia-sialah tragedi itu kalau tidak menjadi titik balik untuk mulai menyadari kepentingan "mengolah diri dan hidup" agar hidup tidak disia-siakan melainkan dipertanggungjawabkan! salam hangat, bslametlasmunadipr ____________________________________________________________________________________ Don't get soaked. Take a quick peek at the forecast with the Yahoo! Search weather shortcut. http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather [Non-text portions of this message have been removed]
