http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0703/13/Sosok/3376712.htm
=====================

Baru tiba di Jakarta pada Senin (12/3) setelah menerima penghargaan 
International Women of Courage dari Menteri Luar Negeri AS 
Condoleezza Rice, Siti Musdah Mulia masih mengatakan kaget atas 
penghargaan itu. 

"Saya tidak pernah membayangkan akan mendapat penghargaan itu. Saya 
bekerja karena keyakinan saya," kata Musdah. 

Musdah menerima penghargaan di Kantor Kementerian Luar Negeri AS di 
Washington pada peringatan Hari Perempuan Internasional tanggal 8 
Maret. Sembilan perempuan lain, antara lain dari Arab Saudi, 
Argentina, dan dua dari Irak, yaitu anggota parlemen dan wartawan, 
juga menerima penghargaan sama. 

Musdah yang lahir di Bone, Sulawesi Tenggara, 3 Maret 1958, mengajar 
di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan aktif memperjuangkan 
kesetaraan hak perempuan, terutama yang berhubungan dengan tafsir 
agama dan kerukunan antar-agama. 

"Ketika ditanya apa yang saya inginkan, saya katakan agar kebijakan 
luar negeri Amerika terhadap negara Islam tidak menggunakan 
kekerasan," 

"Dia bilang, "Great, akan saya sampaikan (ke Presiden Bush)," jelas 
Musdah yang mengatakan akan meneruskan kerjanya dan membuat jejaring 
dengan sesama penerima penghargaan. (NMP) 



Kirim email ke