Di Indonesia, ada sekarang yg namanya "Profesor Riset". Dia bukan guru
besar, tapi jenjang fungsional utk periset. Apakah di luar negeri ada
istilah profesor riset ?
Mohon informasinya.
 
Salam,
Koen S

 

  
----- Original Message ----- 
From: Manneke Budiman 
To: Forum-Pembaca- <mailto:Forum-Pembaca-Kompas%40yahoogroups.com>
[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, March 12, 2007 10:33 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Jam Kerja Guru Rata-rata 15,5 Jam
Perhari

Gelar akademik tertinggi adalah doktor. Guru besar itu jenjang
fungsional untuk dosen. Maka, sebutan "profesor" hanya boleh dipakai
selama dia melakukan Tri Darma perguruan tinggi (ngajar, riset, layanan
masyarakat). Biar jadi menteri atau bupati, kalau masih datang ke kampus
buat ngajar, ya masih berhak pakai profesornya. Aturan legalnya tak ada,
tapi ini adalah bagian dari moral akademik dan etika. Kan profesor itu
guru (besar), jadi kalo guru ya mestinya ngajar. He he. 

Kalo pensiun, ya nggak lucu jika profesornya masih digondol-gondol.
Tapi, yang beginian ini marak terjadi karena banyak orang salah kaprah
bahwa guru besar itu gelar akademik. Hi hi hi. Ini akibat kita terlalu
doyan gelar-gelaran sih.

manneke


Kirim email ke