Ini contoh jelas, nyata dan konkrit....tidak nyambungnya koordinasi antar 
lembaga pemerintah.....Ada yg sibuk cari investor, supaya tanam modal di 
Indonesia sehingga membuka lapangan pekerjaan....tapi kalau jalanannya rusak 
dan menyebabkan lambatnya arus barang, apa ya ada investor yg mau datang, 
jalanannya saja sudah ruwet dan macet belum lagi prosedure perijinannya.
   
  Pernah di wacanakan bahwa angkutan barang dari Pelabuhan Tg Priok akan 
menggunakan kereta-api.....cukup menarik juga dan sepertinya masuk akal 
sekali....tetapi sepertinya wacana tinggal wacana.....sebab hingga saat ini 
ojek sepeda dan truk container beroda lebih dari 18 sama-sama rebutan di jalan2 
yg padat dan rusak di Tg Priok dan sekitarnya...
   
  Data sudah ada..cuma nggak tahu Pemdanya juga ngapain????
   
  Salam
  Kukuh Kumara 

Ismi Wulandari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Sebenarnya gak kepengen juga seh nulis tentang ini tapi bagaimana 
lagi ya, ditunggu - tunggu perubahan dan perbaikannya kok ya gak jalan - jalan.
Beberapa jalan umum yang sangat ramai digunakan bahkan merupakan jalan utama 
yang rusak itu antara lain:
Jembatan di Jalan Yos Sudarso menuju Jalan Sulawesi (perempatan mambo) Jakarta 
Utara rusak berat. Pada awalnya (sekitar tahun 2006 yang lalu) kerusakan hanya 
terjadi di sisi jembatan sebelah kiri tetapi sampai sekarang belum ada indikasi 
akan diperbaiki yang akibatnya sisi kanan jembatan yang tadinya tidak rusak 
(tdk separah di sisi kiri) menjadi rusak juga. Bisa dibayangkan gak sih jalan 
Yos Sudarso menuju Jalan Sulawesi itu adalah jalan utama yang digunakan oleh 
banyak kendaraan dari kendaraan pribadi (motor atau mobil), umum (bus kota, 
metromini, KWK) hingga truk dan kontainer (dengan muatan yang besar) menuju ke 
terminal, pelabuhan tanjung priok dan JICT.
Selain itu Jalan Raya Cilincing (Jakarta Utara) di mulai dari depan komplek AL 
Dewa Kembar hingga jalan baru rusak parah banyak lubang besar yang bisa 
mengakibatkan kecelakaan karena jalan ini merupakan jalan utama juga dan yang 
lewat jalan itu tidak hanya mobil kecil (kendaraan umum dan pribadi), motor 
tetapi juga truk dan kontainer. Takut banget deh kalo terjadi kecelakaan di 
sana karena jalan yang rusak dan seandainya ada kontainer yang terjatuh akan 
banyak memakan korban, apakah ini harus terjadi dulu baru diperbaiki???
Masih ada lagi jalur jalan yang selalu saya gunakan setiap harinya yang rusak 
yaitu di jalan raya cakung cilincing (Jakarta Utara) utamanya di putaran 
kendaraan dari arah cilincing ke arah tanjung priok di situ juga rusak berat 
aduh bagaimana ini, kok semua jalan rusak parah begini ......
Saya yakin banget deh kalo PEMDA mempunyai data lengkap tentang kondisi jalan 
di wilayahnya tetapi kenapa kok bisa perbaikan di lakukan sangat lama 
sekali???? ada apakah ini????? kenapa???? haruskah kami pengguna jalan menjadi 
korban terlebih dahulu baru diperbaiki??????? 
Tolong diperhatikan dan mudah-mudahan ada anggota milis yang bisa menyampaikan 
masalah ini ke PEMDA setempat.
Terima kasih,

__________________________________________________________
Food fight? Enjoy some healthy debate 
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545367

[Non-text portions of this message have been removed]



         

 
---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke