Anehnya, sementara dana pendidikan sangat seret, sekarang sedang dibuat RUU WAMIL yang kalau RUU itu diundangkan akan menelan dana negara yang sangat besar. (biaya per-kepala sebesar 1 juta/hari).
Sungguh aneh. Salam prihatin Mulyadi luka_igna <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Lha wong pemerintah enggan untuk mengeluarkan dana yang cukup untuk mensubsidi pendidikan. Kalaupun ada dikeluarkan paling-paling sedikit dimana lebih banyak yang masuk kantong! bagaimana sumber daya manusia bangsa indonesia akan maju dan berkembang. Itu didaerah perkotaan belum didaerah-daerah terpencil atau dipedesaan. Bisa diamati didaerah saya masih banyak yang ndak bisa mengenyam pendidikan. Juga untuk setiap sekolahan dapat memberikan keringanan bagi siswa yang kurang mampu.
