Sejak dua hari yang lalu, adik saya tidak lagi pergi ke sekolah
seperti biasa. Ia malah pergi ke ladang. Ada apakah gerangan?

Adik saya adalah seorang guru SD. Sejak 3 tahun yang lalu dia diangkat
jadi kepala sekolah. Dua minggu yang lalu dia mendapat SK pindah ke
sekolah lain. Dalam SK yang baru itu ia menjabat sebagai Kepala
Sekolah juga. Setelah serah terima jabatan, perpisahan dll, tiga hari
yang lalu adik saya mulai masuk ke sekolah yang baru. Sampai di sana
ia bingung, karena di sekolah baru tersebut ternyata ada Kepala
Sekolah dan tidak ada pemberitahuan apa lagi SK mengenai
penggantiannya. Jadi menurut SK dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas
Hulu, Kalbar, di SDN tersebut pada saat ini ada dua Kepala Sekolah.
Adik saya menghadap ke Kantor Dinas. Dicek, dan memang benar ada dua
Kepsek di SDN yang sama. Bagaimana bisa?

Selidik punya selidik, petugas di Kantor Dinas langsung main tulis
saja SK. Demikian juga Kepala Kantor Dinas main tanda tangan saja.
Rupanya para pejabat di Kantor Dinas pendidikan setempat tak ada waktu
untuk ngurusi administrasi kepegawaian. Mereka sibuk ngurusi
proyek-proyek lainnya. 

Karena jengkel adik saya mengembalikan SK barunya tersebut dan
sekarang mulai berladang, sambil nunggu penyelesaian dari Dinas
pendidikan.

Nah, di sini kita lihat.
Petugas Kantor Dinas Pendidikan ngurusi administrai guru saja tidak
sempat, apalagi mikirkan visi pendidikan?

Salam
Mulyadi

 


Kirim email ke