Salam Mas Yudi, saya pernah baca di suatu media, yang menganalogikan negara kita itu kayak rumah besar yang tidak terurus, halamannya kotor dan kumuh karena penghuninya buang sampah sembarangan, tanahnya berlubang karena digali terus atau dijual ke tetangga, pepohonan nyaris gundul, sedangkan di dalam rumah sendiri bapaknya dan ibunya sibuk merias diri agar kelihatan anggun, anak2nya banyak dan tidak terurus, ada yang lagi teler kena narkoba, ada yang bangun siang karena kebanyakan nonton sinetron, dan mereka pada ribut saling memaki, meratap dan menyalahkan, uang habis, makanan habis dsb. Sedangkan tetangga sebelah tampak tenang di rumah yang berukuran sedang, asri dan bersih, pagi hari sekeluarga sarapan dengan roti dan omelet, dan dengan senyum masing2 mulai melakukan aktivitas sehari2 bekerja, sekolah, dsb tepat waktu. Ironis ya mas? Kita yang juga anggota keluarga bingung apa yang harus kita perbuat. Salam prihatin
Wasallam -------Original Message------- From: wahyudi yudi Date: 03/15/2007 05:55:43 AM To: [email protected] Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Ibu Pertiwi Menangis Negeri indah adalah Indonesia, sekarang negeri penuh kekayaan; seperti kaya korupsi, kemiskinan, pengangguran, musibah dan bencana alam. Negeri yang sumberdaya alamnya banyak tapi diambil oleh orang asing. Kita hanya menjadi buruh, kuli dan budak di negeri sendiri. Negeri ini milik siapa pemodal asing atau milik rakyat Indonesia. Ibu pertiwi menangis melihat anak bangsa saling bertengkar, saling memaki dan saling menyalahkan orang lain. Di berita tadi malam anggota dpr bertengkar sambil memukul-mukulkan gelas di meja, penonton bola saling lempar batu saling menyerang, sesama menteri kabinet saling menyerang dan menyanggah soal korupsi, presiden tebar pesona karena tidak bisa mengatasi persoalan-persoalan yang ada di negeri ini, partai politik pasang kuda-kuda untuk pemilu 2009. Rakyat miskin Indonesia yang lagi pusing masalah mengurusi perut tentang beras, harga-harga sembakau mahal dan penghasilan yang di bawah UMR kota. Pemimpin pada lupa, lupa akan asal-usu lnya yang lahir dari negeri ini yaitu INDONESIA. Atau negeri ini sedang sakit atau pemimpinnya yang sakit?
