Negeri ini sudah dikontrak dan dikeruk habis oleh kontaktor asing, Freeport, 
Exxon, Newmont (Sulawesi, Sumbawa), etc. Rakyat tambah miskin, gigit jari, 
harga2 semua melambung, kecuali harga diri. Elit2 tetap berjaya, karena 
gajihnya naik terus, tidak bisa merasakan krisis multidimensi yang diderita 
mayoritas rakyat. Quo vadis ini? Kapan datangnya dewa penyelamat bangsa?
IBA
  ----- Original Message ----- 
  From: wahyudi yudi 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, March 15, 2007 6:29 AM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Ibu Pertiwi Menangis


  Negeri indah adalah Indonesia, sekarang negeri penuh kekayaan; seperti kaya 
korupsi, kemiskinan, pengangguran, musibah dan bencana alam. Negeri yang 
sumberdaya alamnya banyak tapi diambil oleh orang asing. Kita hanya menjadi 
buruh, kuli dan budak di negeri sendiri. Negeri ini milik siapa pemodal asing 
atau milik rakyat Indonesia. Ibu pertiwi menangis melihat anak bangsa saling 
bertengkar, saling memaki dan saling menyalahkan orang lain. Di berita tadi 
malam anggota dpr bertengkar sambil memukul-mukulkan gelas di meja, penonton 
bola saling lempar batu saling menyerang, sesama menteri kabinet saling 
menyerang dan menyanggah soal korupsi, presiden tebar pesona karena tidak bisa 
mengatasi persoalan-persoalan yang ada di negeri ini, partai politik pasang 
kuda-kuda untuk pemilu 2009. Rakyat miskin Indonesia yang lagi pusing masalah 
mengurusi perut tentang beras, harga-harga sembakau mahal dan penghasilan yang 
di bawah UMR kota. Pemimpin pada lupa, lupa akan asal-us! ulnya yang
  lahir dari negeri ini yaitu INDONESIA. Atau negeri ini sedang sakit atau 
pemimpinnya yang sakit?




  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke