Padahal, dahulu kala waktu Mantan Pak Wapres kita masuk jalur BUSWAY
habis2an diKRITIK (di omongin, gak kasih contoh). Tp untuk aparat TNI, atau
mobil ber-PLAT TNI dan POLISI masuk jalur BUSWAY bebas Hambatan. Temen2 FPK
yang sering lewat jalan KRAMAT SENTIONG, pasti teman2 FPK lihat Bus2 PORLI
PARKIR ditengah2 MACETNYA IBU KOTA (terkadang 2 baris). Kadang Polisi dengan
BM (Motor Besarnya) melintasi JALUR CEPAT di KUNINGAN & SUDIRMAN (padahal
bukan dalam rangka pengawalan).

 

Ya. di INDONESIA ini yang harus disiplin itu RAKYATNYA... bukan
APARATNYA.... :p

 

 

 

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Koen Soelistijo
Sent: 14 Maret 2007 10:37
To: [email protected]
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Polantas Pilih2 dlm Menindak Pelanggaran

 

Saya kemarin, sekitar jam empat sore di jalan Warung Jati Barat
(Terusannya Warung Buncit) menegur polisi yang jaga di persimpangan
karena membiarkan bus TNI AL lewat jalur bus Trans Jakarta dari arah
Utara menuju ke Selatan (Ragunan). Polisi hanya bengong saja waktu saya
protes: "Itu ada pelanggaran bus masuk jalur Trans Jakarta kok didiamkan
saja !!" Kemudian di perempatan selanjutnya saya kembali protes kepada
polisi yg lain, dia menjawab "Tadi sudah saya tegur !" Saya tidak sempat
menjawab/menyanggah, karena banyak mobil di belakang saya. Padahal
Polisi bisa menyetop atau menyuruh bus tsb utk kembali ke jalur yg
benar. Polisinya itu berdiri di sisi busway, tapi justru dia yg menepi,
bukannya tetap berdiri ditengah agar bus keluar dari busway. Sebelumnya,
memang banyak pelanggaran motor, mobil pribadi juga bus dan mobil TNI yg
masuk di busway. Kelihatannya Polisi jaga di setiap persimpangan untuk
menangkap pelanggar, tapi Polisi kelihatannya tidak berani menindak TNI.

Beberapa hari yl, saya juga melihat sebuah MOGE meluncur di jalur cepat
di Jl. Sudirman. Padahal aturannya kendaraan roda dua harus di jalur
lambat. Saya lihat Polisi yg berdiri tidak jauh dari MOGE yg meluncur
itu tidak berbuat apa2 meskipun sebenarnya bisa menyetopnya. Dia juga
hanya bengong saja !
Pelanggaran oleh bus TNI AL itu, hampir setiap hari saya lihat. Hanya
kemarin di setiap persimpangan dijaga Polisi, sehingga saya bisa protes.
Alangkah bagusnya bila ada media yg bisa memotret bus TNI yg melintas
dan jalur Trans Jakarta serta Polisi yg hanya membiarkan saja.
Inilah yg terjadi di negeri tercinta ini. Kelompok atau orang yg punya
senjata dan atau kekuasaan, sering arogan.
Saya kadang merenung, kemacetan yg terjadi ini mungkin tidak separah ini
bila Polantas menjalankan fungsinya dg benar. Masyarakat tentu akan
tunduk pada peraturan tidak terkecuali.

Salam,
Koen S

Kirim email ke