http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/01/04/19084484/Insiden.Garuda.di.Timika..Dephub.Panggil.Pengelola.Bandara


JAKARTA, KOMPAS.com — Departemen Perhubungan Udara memanggil Kepala Bandara 
Mozes Kilangin Timika yang dioperasikan PT Freeport Indonesia, terkait insiden 
tidak terlayaninya pembelian avtur maskapai Garuda Indonesia.

Pesawat GA 652 milik Garuda pada 3 Januari kemarin akan mengisi avtur di 
bandara tersebut. Ternyata pengelola bandara tidak mengizinkannya sehingga 
Garuda melakukan divert dan mengisi bahan bakarnya di Biak. "Kami sudah 
memanggilnya dan besok mereka akan datang ke Jakarta," kata Dirjen Perhubungan 
Udara Dephub Herry Bakti Singayudha Gumay saat dihubungi pers di Jakarta, Senin 
(4/1/2010).

Menurut Herry, pihaknya akan mempertanyakan tidak terlayaninya permintaan avtur 
oleh pengelola bandara. Sebagai bandara internasional, jelasnya, Bandara Mozes 
Kilangin melayani permintaan Garuda karena Garuda adalah salah satu 
pelanggannya.

Setiap harinya sesuai dengan kontrak, Garuda dan Merpati Nusantara Airlines  
seharu snya mendapat pasokan sebesar 8.000 liter BBM dari bandara itu. Akan 
tetapi, dengan alasan persediaan BBM berkurang, Garuda tidak dipasok avtur.

Pemerintah, jelasnya, juga akan mengevaluasi status Bandara Mozes Kilangin 
sebagai bandara internasional. Menurutnya, bisa saja status bandara tersebut 
diturunkan menjadi bukan bandara internasional.

Kirim email ke