Salam, Sebagaimana biasa dalam urusan menghadapi orang atau pemerintah Indonesia, fihak Carrefour telah banyak sekali mengeluarkan uang untuk MENGURUS, MEMBERESKAN dan MENGATUR persoalan ini.Letak semua ditangan orang Indonesia sendiri.Contoh lain adalah pencurian kayu dan pasir.Orang asing sudah membayar MAHAL kepada orang2 Indonesia yang berkuasa dalam bidang ini jadi sebenarnya tidak dapat dikatakan sebagai PENCURIAN(pembalakan)kayu atau PENYELUNDUPAN pasir( meskipun menghancurkan bumi Indonesia).Yang mengatakan illegal loging dsb adalah orang yang tidak kebagian. Wasalam, Wal Suparmo
--- In [email protected], Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Berita Kompas yg di kutip mas Agus ini, kebetulan bersangkutan juga dengan > saya krn salah satu asosiasi yg terlibat adalah asosiasi industri > pengolahan daging Indonesia, dimana sy jd pengurusnya. > > Jadi sy ingin menambahkan menegaskan beberapa hal.. > > Carre 4 adalah sebuah perusahaan peritel no dua terbesar didunia, dan > dimanapun diseluruh dunia para peretail besar , dan utamanya Carre4 sering > meng "abuse" kekuatan pasar dan kekuatan membelinya jikatidak diberi aturan > main yg menjaga fair trade , sehingga bisa menghancurkan baik pasar ritel > lebih kecil ( baik tradisional maupun toko atau mimarket yg bukan chain > shop) , maupun menghancurkan pemasok >
