Pak Walsuparmo,
Jadi bisa dikatakan bahwa bapak ini salah satu orang yang mendapatkan bagian
dari "Illegal Logging" ya? Karena bapak tidak pernah mengatakan apa-apa tentang
hal tersebut.
Pantas walaupun dengan biaya sebesar US$6 million, tetap saja tidak bisa
dibereskan, soalnya sudah mendarah daging hampir disetiap masyarakat Indonesia.
Malahan orang yang berusaha membantu menyelamatkan hutan-hutan kita selalu
diteror.
Lha wong polisi juga sudah berani membunuh pemimpin nya sendiri kok? Mana
bisa negara kita ini dibereskan dengan "mental" yang mementingkan diri sendiri
ini, dan enggak peduli dengan kepentingan masyarakat luas?
Yuli
walsuparmo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam,
Sebagaimana biasa dalam urusan menghadapi orang atau pemerintah
Indonesia, fihak Carrefour telah banyak sekali mengeluarkan uang
untuk MENGURUS, MEMBERESKAN dan MENGATUR persoalan ini.Letak semua
ditangan orang Indonesia sendiri.Contoh lain adalah pencurian kayu
dan pasir.Orang asing sudah membayar MAHAL kepada orang2 Indonesia
yang berkuasa dalam bidang ini jadi sebenarnya tidak dapat dikatakan
sebagai PENCURIAN(pembalakan)kayu atau PENYELUNDUPAN pasir( meskipun
menghancurkan bumi Indonesia).Yang mengatakan illegal loging dsb
adalah orang yang tidak kebagian.
Wasalam,
Wal Suparmo