Hahahaha, betul-betul permainan logika yang tertekuk-tekuk dan terlipat-lipat. Suharto"menyelesaikan krisis" Anda bilang? Bukankah krisis berkepanjangan terjadi karena KKN gila-gilaan oleh seluruh rezim? "Mundur dengan kemauan sendiri"? Wuahahahahaha, sesudah bakar-bakaran, jarah-jarahan dan ancur-ancuran di senatero negeri, kalo kaga mundur itu namanya cari mampus. Mungkin waktu itu kalo dia tak mundur, dia akan dihabisi militernya sendiri. Mau mengalami kaya Marcos atau Syah Iran, yang terpaksa minggat dari negerinya dan mati di pengasingan? Suharto waktu itu sudah tidak ada apa-apanya lagi, ditinggalkan oleh semua hamba-hambanya, bahkan mantunya yang jendral rambo itu pun tak berdaya dan akhirnya ngabur ke Yordania. Bung, kaga perlu digulingkan juga akan ngguling sendiri, hahahaha. Yak betul, Reformasi dimulai oleh Suharto lewat ulahnya yang diktator dan korup. Kalo dia jujur, bersih, adil dan lurus, tak perlu aa reformasi dan sekarang semua orang hidup adil makmur sejahtera lahir dan batin berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 :) Isi postingan Anda itu adalah contoh paling pas dan tepat untuk yang disebut dengan PEMUTARBALIKAN FAKTA. manneke
--- On Thu, 1/21/10, Alfred Alinazar <[email protected]> wrote: From: Alfred Alinazar <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Gus Dur Pahlawan Nasional, SuhartoPenjahat Nasional! To: [email protected] Received: Thursday, January 21, 2010, 4:05 AM Menurut saya, jikapun Soeharto pernah salah di masa lalu, namun dia juga berjasa besar dalam menyelesaikan krisis di Indonesia ini. Jasa besarnya itu adalah mundur dengan kemauan sendiri dari jabatan presiden Indonesia dan menyerahkannya pada Habibie. Coba kalau Soeharto tidak mundur dengan sukarela, apa ada yg mampu menggulingkannya? Saya nggak yakin saat itu ada yg mampu. Jikapun ada, mungkin akan terjadi perang saudara yg berdarah2 di Indonesia hingga sekarang. Ini juga dibuktikan dengan fakta bahwa hingga akhir hayatnya sekalipun belum ada yg mampu menangkap dan memenjarakannya. Soeharto terlalu kuat untuk digulingkan bahkan disentuh, bahkan setelah tak jadi presiden bertahun2 sekalipun tak ada yg mampu menyentuhnya. Sebagian besar rakyat Indonesia cuma GR saja bahwa Soeharto dilengserkan. Saya masih ingat persis bahwa Soeharto tidak dilengserkan. Dia mengundurkan diri dan menyerahkan jabatan pada Habibie. Presiden yg dilengserkan itu justru Gus Dur, yg diusir keluar dari istana pakai celana pendek dan jabatannya direbut paksa oleh Megawati. Reformasi ini sebetulnya dimulai oleh Soeharto, walaupun dia tak mendapatkan penghargaan atas itu. salam, -bank al-
