Laporan Wartawan Kompas R Adhi Kusumaputra
http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0703/21/173621.htm
=======================

JAKARTA, KOMPAS - Pemerintah Singapura mempercayakan perusahaan Solo
System dari Indonesia menggarap proyek Global Positioning System (GPS)
di negara pulau tersebut.

"Sudah hampir pasti Solo System mendapat proyek menggarap GPS di
Singapura, khususnya GPS di ponsel. Yang minta ini langsung Pemerintah
Singapura," kata Chief Software Architect Solo System, Arifin Effendy
kepada Kompas, Rabu (21/3).

Arifin Effendy yang menyelesaikan pendidikan SMP dan SMA di Singapura
ini lulusan Cornell University, New York. Menurut Arifin, dalam waktu
dekat, Solo System, perusahaan miliknya akan memperluas pasar selain
di Singapura, juga di Malaysia, Thailand dan Vietnam.

Di Indonesia, Solo System menjalin kerja sama dengan perusahaan ponsel
terkemuka Nokia yang bermarkas di Finlandia, perusahaan bus PO
Nusantara yang berkantor pusat di Kudus (Jawa Tengah), perusahaan
taksi dan bus pariwisata Bluebird, PT Pertamina, dan Avix (khusus GPS
mobil pribadi).

Vice President Director PT Sumber Limasindo Hendrik Alamsyah
mengatakan, teknologi GPS di dalam mobil ini akan diluncurkan secara
resmi Senin 26 Maret mendatang. Pesanan indent sudah cukup banyak.
"Kami yakin GPS akan jadi tren di Indonesia karena GPS sudah jadi tren
global," kata Hendrik.

ATPM Toyota dan Honda melirik teknologi GPS yang pertama di Indonesia
ini, yang dikembangkan Avix bersama Solo System. Kedua ATPM besar di
Indonesia ini memasang teknologi GPS di dalam mobil-mobil mereka
sebagai nilai tambah.

Kirim email ke