Herannya untuk sistem komputerisasi "anti-terorism and crime prevention project" dari Indonesia harus diserahkan kepada perusahaan korea. Memang sih perusahaan korea itu beroperasi di indonesia. Tapi apa gak ada perusahaan asli Indonesia yang mampu ?
http://www.lgcns.com/eng/04_news/detReport.asp?CURPAGE=1&PAGESIZE=10&SRCHFLG=1&SRCHTXT=&ORDFLG=desc&ORDCOL=1&USEFLG=2&REPORTCODE=R0191 yang mana nilainya itu $25 million ( 25 Juta Dollar ). Hmmmmmmm... gak habis pikir.. Paulus T On 3/21/07, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Laporan Wartawan Kompas R Adhi Kusumaputra > http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0703/21/173621.htm > ======================= > > JAKARTA, KOMPAS - Pemerintah Singapura mempercayakan perusahaan Solo > System dari Indonesia menggarap proyek Global Positioning System (GPS) > di negara pulau tersebut. > > "Sudah hampir pasti Solo System mendapat proyek menggarap GPS di > Singapura, khususnya GPS di ponsel. Yang minta ini langsung Pemerintah > Singapura," kata Chief Software Architect Solo System, Arifin Effendy > kepada Kompas, Rabu (21/3). > > Arifin Effendy yang menyelesaikan pendidikan SMP dan SMA di Singapura > ini lulusan Cornell University, New York. Menurut Arifin, dalam waktu > dekat, Solo System, perusahaan miliknya akan memperluas pasar selain > di Singapura, juga di Malaysia, Thailand dan Vietnam. > > Di Indonesia, Solo System menjalin kerja sama dengan perusahaan ponsel > terkemuka Nokia yang bermarkas di Finlandia, perusahaan bus PO > Nusantara yang berkantor pusat di Kudus (Jawa Tengah), perusahaan > taksi dan bus pariwisata Bluebird, PT Pertamina, dan Avix (khusus GPS > mobil pribadi). > > Vice President Director PT Sumber Limasindo Hendrik Alamsyah > mengatakan, teknologi GPS di dalam mobil ini akan diluncurkan secara > resmi Senin 26 Maret mendatang. Pesanan indent sudah cukup banyak. > "Kami yakin GPS akan jadi tren di Indonesia karena GPS sudah jadi tren > global," kata Hendrik. > > ATPM Toyota dan Honda melirik teknologi GPS yang pertama di Indonesia > ini, yang dikembangkan Avix bersama Solo System. Kedua ATPM besar di > Indonesia ini memasang teknologi GPS di dalam mobil-mobil mereka > sebagai nilai tambah.
