Mbak Mariana, cara2 PKI yang dimaksud pak Wal barangkali adalah cara2 negara komunis yang otoriter 'mendisiplinkan' rakyatnya. Satu contoh? Kutip aja tulisan pak Wal sendiri:
" bertindak TEGAS tetapi 'BIJAKSANA' karena generasi muda Ind.terbukti nyata2 KURANG DISIPLIN.Jangan dihubungkan dengan masasalah PASARAN yang mengangap soal2 seperti ini melanggar HAM dsb.Tegakanlah disiplin di sekolah meskipun terilihat keras." Tapi ingat, pak Wal orang Indonesia lho. Pak Wal, semua guru yang telah memukul seorang siswa selalu mengklaim sudah 'cukup bijak' untuk menghajar, ... eh, mengajar siswa2-nya. Saya kira kerusakan generasi muda sekarang, jika benar, bukan karena mereka salah mendidik diri sendiri, tetapi karena para orangtua dan guru2 lah yang salah didik dan salah mendidik. Ya kan pak? Untuk mbak Yuliati Subeno, saya sudah baca dan singgung keberadaan UU, walaupun tak eksplisit karena memang tak hapal. Mungkin UU tsb tak diketahui karena kurang sosialisasi dan kurang koordinasi antar departemen. Sebagian guru2 tsb mungkin saja 'melecehkan' UU yang dibuat oleh departemen lain (bukan Depdiknas) apabila isi UU tsb mencakup pengaturan hak dan kewajiban para guru. Salam --- In [email protected], Mariana Amiruddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Cara-cara PKI tuh kayak apa sih pak? > Maklum saya generasi orde baru, saya > cuma tau cara-cara Orde Baru membelokkan > sejarah dan membuat guru-guru kita bodoh > dan mata duitan. > > Mariana
