Mengapa bisa muncul anggapan "menggiurkan dan prestisius"??? Kalaupun benar
sudah banyak FK di Indonesia ini, nyatanya penanganan pasien dan masalah
kesehatan masih jauh dari menggiurkan...sehingga negara tetangga pun membuka
"Pengobatan serasa Wisata?"
Mengapa IPB tidak mendalami "Pertaniannya" sehingga Tales Bogor bisa mendunia
atau "Go International"....atau Salak Condet, Apel Malang, dan sebangsanya bisa
menyaingi Pepaya Bangkok atau buah2an lain dari Bangkok.....
Untuk menjajaki FK perlu LapTop enggak ya???
Salam
Kukuh Kumara
evi douren <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Fakultas kedokteran memang senantiasa menggiurkan dan prestisius bagi
suatu institusi pendidikan :))) Alih2 mendirikan FK, kenapa IPB, yang jelas2
menyandang kata "pertanian", tidak berfokus pada penguatan pertanian dalam
tawaran pendidikan di institusinya sehingga kelak pertanian kita tidak terus
menerus terpuruk seperti saat ini.
Selain itu, jumlah FK di Pulau Jawa sudah lumayan banyak. Jika pun ingin
membangun FK akan lebih baik diluar Jawa, bahkan d Indonesia Timur. Tapi harus
diingat bahwa membangun FK bukanlah pekerjaan mudah, persiapannya harus matang,
baik dari sisi kesiapan para pengajar maupun tempat bagi para mahasiswa
melakukan kepaniteraan klinik kelak. Jangan sampai hari ini diobrolin mau bikin
FK, eh, 3 bulan kemudian udah berdiri tuh fakultasnya. Alhasil, para mahasiswa
disana hanya akan dapat sisa2 tenaga dan perhatian dari para dosen yg dipinjam
dari tempat lain. Seperti apa kualitas para lulusannya kelak jika ini yang
terjadi????
ED
---------------------------------
Bored stiff? Loosen up...
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]