Parlemen, ciri-cirinya, a.l. "hit and run". Nggak peduli dengan apa yang disampaikannya atau ditanyakannya itu selanjutnya. Oh, prihatin benar, "hit and run" Kayak juara tinju Muhammad Ali saja. Salam IBA ----- Original Message ----- From: Kartono Mohamad To: [email protected] Sent: Saturday, March 24, 2007 4:28 PM Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kinerja DPR Re: Laptop DPR Rp 22 Juta , Bukan Rp 21 Juta
Saya pernah mengalami hal serupa dalam suatu RDPU. Ketika kesempatan diskusi )tanya jawab) dibuka, beberapa anggota DPR mengajukan pertanyaan tetapi setelah mengajukan pertanyaan tetapi setelah itu mereka keluar ruangan. Lalu apa tujuan mengajukan pertanyaan tetapi tidak ingin mendengar jawabannya? Maka saya bilang mereka itu bersikap "Indonesia? I don't care". Mereka tidak bersungguh-sungguh memikirkan rakyat, apapula Indonesia. Oleh karena itu lebih bbaik mereka disebut sebagai anggota Perlemen, bukan DPR sebab mereka tidak mewakili rakyat. Mari dalam milis ini kuta mulai mengganti istilah DPR dengan Perlemen. Artinya tempat berbicara. Apakah bicaranya mewakili rakyat atau diri sendiri itu soal lain. KM
