Justru itu yang saya pertanyakan Bang, dana itu kan tidak diambil
dari rakyat kecil seperti saya contohnya, tapi diambil dari orang
kaya raya, menurut saya ya lebih baik biarin saja, toh jika TIDAK
DIBELIKAN laptop, toh juga TIDAK MUNGKIN DIBAGIKAN ke kita-kita ini
kok, ya tidak?

Jadi istilahnya biarlah uang setan itu dimakan jin....hehehehe

salam
cahyadi


--- In [email protected], "bodo_kerlchen"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hallo Bang junior,
> Maaf celetukan saya, Jawaban dari pertanyaan anda: "TIDAK SALAH".
> Segala macam PP atau BB yang disebutkan itu tentu dipungut dari
> warga yang WAJIB BAYAR, mau itu rakyat kecil, atau rakyat gede !!
> Yang penting, penggalangan dana tersebut oleh Negara, bukan
> diperuntukkan buat hal-hal yang BULLSHIT, melainkan untuk
> kepentingan masyarakat seluas-luasnya, yaitu rakyat kecil dan gede.
> Bahwa pembelian laptop buat mereka itu sesuatu yang, baik
> secara "fungsional" maupun "kepantasan", sangat tidak masuk akal
> sehat, sebenarnya mereka (pendukung) pun sadari itu, oleh karena
> itu, perhatikan argumentasi mereka, seperti seorang rekan kita
> pernah uraikan, yaitu "hitam putih", bahwa misalnya: "anggarannya
> sudah disetujui" .. dan tetek-bengek lainnya !!
> Salam,
> Bodo

Kirim email ke