Rasanya anggota Dewan kita emang udah nggak punya rasa, masa beli lap top aja nggak mampu? wong mereka beli mobil saja mampu kok, dengan gaji segede itu ya kalau nggak bisa beli cash mbok kredit he he he (kayak saya :) )
terus terang tadi pagi saya sempat melihat liputan 6 SCTV, seorang anak yang mau berangkat bertanding catur di tingkat dunia, dengan segala prestasinya begitu bermimpi punya barang bernama laptop juga, tapi yang ini jelas banget untuk apa, dia hanya ingin bisa berlatih dengan laptop nya, biar bisa meraih prestasi lebih baik. tapi apa daya, jangankan laptop yang begitu mewah, waktu dia pulang dari bertanding di Ancol saja, walaupun dia pulang memborong banyak mendali yang membuatnya masuk 10 besar dunia!!! dia harus berjalan kaki pulang ke rumahnya di daerah cempaka putih...duch....karena tidak punya biaya....maklum orang tuanya juga hidup pas-pasan Bapak-bapak dan ibu-ibu anggota dewan yang terhormat, mbok ya tolong...tulung...pake sedikit saja hati nurani, beri kesempatan kepada anak-anak muda untuk memperbaiki masa depannya, kalian toch sudah separuh jalan kehidupan, mbok jangan ngoyo memeras rakyat mu yang sudah sekarat ini...... salam prihatin yang beli laptop sistem kredit tapi pake duit sendiri lho Ends --- In [email protected], Harry Priyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya dengar beberapa fraksi menolak untuk mendapatkan jatah laptop, asal jangan nanti lapotop ditolak tapi mentahnya di terima alias podo wae, kayanya kok kasian bener anggota DPR kita, mobil bagus rumah mewah....ehhh laptop aja minta di beliin rakyat. > > Bambang Soetedjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Inilah yang saya maksud dan saya harapkan dari para pejabat yang pendidikannya amat sangat tinggi yang sedang duduk dalam pemerintahan kita. Daripada petentang petenteng bawa laptop dan kalau ditanya memory nya berapa KB atau berapa MB nggak bisa jawab, malu kan? lebih baik kan buat membantu saudara2 kita yang membutuhkan. Betul nggak? > Tapi kalau mereka lebih senang dengan trend baru DPR dengan laptop nya, kita sebagai rakyat mau bilang apa? Sepertinya apa yang DPR kehendaki adalah sudah betul2 veto dan tidak bisa diganggu gugat walaupun manfaatnya tidak seberapa. Yang bisa mengoperasikan laptop ini ada berapa orang sih bapak2 dan ibu2 para wakil kita di DPR? Hayo coba berani jawab nggak???? Selamat survey dan memberikan jawaban jujur....he...he...! > > Salam > BS
