Pak Godlip dan rekan2 FPK,
Lap-Top kan hanya pengalih perhatian, issue ini dikeluarkan dan benar2
menyita perhatian masyarakat, padahal issue yg sebenarnya harus diusut terus
misalnya pengakuan anggota Parlemen yg terima THR dari DKP, itu kan baru
kulit2nya aja.
Lalu soal Voucher Pendidikan??? Lalu Safari, study banding, kasus Eva dan
rentetannya dan sepertinya banyak sekali yg lain.
Nah begitu ada issue Iran..langsung disaut....agar ada kesan mereka bekerja...
Yach cuma segitulah.
Salam
Kukuh Kumara
Godlip Pasaribu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Terlepas dari dukung atau tidak mendukung pengembangan
nuklir Iran, saya mendapat kesan seolah-olah Anggota
DPR mau meluapkan kekesalannya karena tidak jadi dapat
lap top sehingga mereka dalam waktu singkat
menandatangani hak interpelasi terhadap Pemerintah
karena mendukung sanksi DK PBB terhadap Iran. Saya
agak heran kok kalau yang menyangkut luar negeri cepat
sekali dapat dukungan, tetapi yang menyangkut nasib
rakyat kecil seperti beras, bensin, dll. untuk
mendapatkan 13 tanda tangan saja susahnya bukan main
bahkan akhirnya gagal total. Saya melihat anggota DPR
masih lebih banyak yang mengandalkan emosi dan bukan
nalar. Salam.
--- Kancono W Abdurrasyid <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
"To those leaning on the sustaining infinite, to-day is big with blessings."
---------------------------------
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]