Ass.Wr.Wb.

Jika itu sebagai barang Inventaris DPRD dan tidak dibawa pulang, mengapa
harus beli Laptop /Computer Jinjing, jika PC yang berada diatas meja
disertai dengan printer dan jika dibutuhkan dapat di print out, cukup
bonafit rasanya jika ada diatas meja kerja para anggota terhormat DPRD
Padang.

Selamat bekerja kita tunggu hasil demi Kesejahteraan Rakyat Kota Padang dan
sekitarnya.

Wassalam
Mamang




On 29 Mar 2007 07:34:27 -0700, MTI <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   DPRD Padang Anggarkan Ratusan Juta Untuk Laptop
>
> Padang, Kompas - Entah karena tak mau kalah tak mau kalah dengan DPR-RI
> atau hanya sekadar gengsi, DPRD Kota Padang menganggarkan ratusan juta
> rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2007 untuk
> pengadaan 45 buah laptop atau komputer jinjing. Mereka beralasan, penggunaan
> laptop akan dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi penggunaan kertas.
>
> Wakil Ketua DPRD Kota Padang Masdi Ardi, ditemui di gedung DPRD Padang,
> Rabu (28/3) mengatakan, pengajuan permohonan pengadaan laptop baru dilakukan
> pada akhir tahun 2006 lalu. Sementara ide pengadaan ini, sudah sejak tahun
> 2004.
>
> "Sasaran dan tujuan kami, sebenarnya untuk meningkatkan kinerja. Kami
> sepakat bahwa dalam pembahasan program kerja yang dilakukan setiap anggota
> DPRD, dimungkinkan menggunakan alat kerja, seperti laptop," ujarnya.
>
> Usulan pembelian laptop, kata Masdi, karena banyaknya tumpukan dokumen,
> kertas kerja, dan sebagainya di ruang kerja anggota dewan. Bahkan, untuk
> satu pembahasan rancangan perda bisa memakan puluhan lembar kertas. "Selama
> ini, pencatatan hanya dilakukan secara manual atau tulis tangan. Atau bahkan
> ada yang diingat. Tentu saja pikiran kita tidak bisa memuat semua itu.
> Keberadaan laptop akan sangat membantu kami dalam bekerja," katanya.
>
> Senada dengan Masdi, Zulherman Datuk Bagindo Sati, Ketua Komisi D DPRD
> Kota Padang, mengatakan, penggunaan laptop diperkirakan akan menghemat
> kertas hingga 50 persen. "Lagipula barang itu merupakan barang inventaris
> DPRD, tidak dibawa pulang," ujarnya. (mhd)
>
> Sumber: Kompas - Kamis, 29 Maret 2007
>
> ++++++++++
>
> Untuk berita aktual seputar pemberantasan korupsi dan tata kelola
> pemerintahan yang baik (good governance) klik
> http://www.transparansi.or.id/?pilih=berita
>
> Untuk Indonesia yang lebih baik, klik
> http://www.transparansi.or.id/
>
> --------
>
> Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI)
> The Indonesian Society for Transparency
> Jl. Polombangkeng No. 11,
> Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110
> Telp: (62-21) 727-83670, 727-83650
> Fax: (62-21) 722-1658
> http://www.transparansi.or.id
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke