Bayangkan kalau (seperti proyek properti lainnya hingga saat ini), anggaran pembangunan PLTN dikorupsi 40%-nya. Maka pihak pembangun harus bisa bikin instalasi PLTN dengan uang hanya 60%-nya?
Bisa dibayangkan kan, bagaimana rakyat akan menjadi korban berikutnya dari serial 'lumpur lapindo' ... dengan episode 'asap nuklir' itu. Kita semua harus KOMPAK. Bahwa penolakan kita bukan pada TEKNOLOGI NUKLIRnya, tapi pada KETIDAKPERCAYAAN kita kepada SDM penanggungjawab proyek pembangunan PLTN itu. Maspri --- In [email protected], elizabeth widowati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Lha iya, orang indonesia itu kok hobi ngeyel ya.. > Sudah dikasih tahu, SDM kita nih kan masih ecek2, kok > udah pengen bikin nuklir. Emang sih biar listrik masuk > desa, tapi.. > > eliza >
