Pak Patrick,
   
  Ada kemungkinan memang ormas-ormas radikal tersebut dipakai untuk selalu 
membuat kekacauan di Indonesia. Dan kesimpulan nya para umat Muslim Indonesia 
terlihat sangat "mengerikan" atau "sangar" bagi orang-orang yang tinggal di 
luar negri.
  Hal tersebut kan bisa dipakai juga untuk menekan perekonomian di Indonesia, 
jika orang asing melihat betapa "bobrok" dan mengerikan-nya umat Muslim di 
Indonesia, maka mereka tidak berani untuk datang sebagai turis ke Indonesia.
   
  Tetapi tidak hanya orang dari luar, kita di Indonesia saja merasa malu dan 
ngeri dengan kelakuan mereak tersebut. Karena memang tidak ada adat dan sopan 
santun sebagai bangsa Indonesia.
   
  Saat ini, uang akan merajai segalanya. Dengan dibayar sedikit saja maka 
mereka akan mau melakukan hal yang terburuk sekalipun. Apalagi jika untuk 
kepentingan Politik suatu ormas.
   
  Salam prihatin,
  Yuli

Patrick <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Selama Presiden SBY menjabat, kita tidak melihat aksi utk 
memberantas FPI, FBR, & ormas radikal lainnya. Mungkin ormas radikal 
tersebut tidak dipelihara o/ negara, tp yg jelas, negara juga tidak 
melarang mrk. Kita harus menyadari bahwa mrk merupakan ancaman nyata!
Radikalisme & militansi spt mrk harus diberantas! Lihat saja 
bagaimana masyarakat internasional melihat itu semua, mari kita baca 
liputan NEWSWEEK bbrp minggu yg lalu! 

Salam,

Patrick Hutapea

Kirim email ke