Kenapa ya....harga laptop yang saya pakai itu hanya 6 juta tapi sudah beberapa 
tahun saya pakai juga tidak ada trouble tu. Sedang yang dipakai para DPR itu 
rata-rata harganya di atas 10 juta tapi dikeluhkan sana-sini kerap rusak 
(termasuk yang ada di DIY ini).

Mungkin salah satu sebabnya adalah karena pengadaannya diproyekan. Biasanya, 
hal-hal yang diproyekkan hasilnya juga tidak optimal karena dalam praktek di 
berbagai kesempatan yang namanya proyek itu anggaran diajukan 20 juta tapi yang 
"dicakke" (direalisasikan) bisa-bisa 40, 50 atau top-topnya 60%nya. 

Tapi saya gal ngerti yang sesungguhnya terjadi.

Salam.


  ----- Original Message ----- 
  From: Agus Hamonangan 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, March 29, 2007 9:12 PM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kualitas Laptop DPRD DIY Memprihatinkan


  http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0703/30/daerah/3419577.htm
  ========================

  Yogyakarta, Kompas - Sejak awal tahun 2007, semua anggota DPRD Daerah 
  Istimewa Yogyakarta sudah mendapat jatah laptop seharga Rp 12 juta 
  per orang. Namun, ternyata sejumlah anggota DPRD mengaku justru kerap 
  mengalami masalah dengan laptopnya. Selain perangkat lunaknya diduga 
  tidak orisinal, juga sering terjadi kerusakan yang mengakibatkan 
  hilangnya data. 

  Karena itu, salah seorang anggota DPRD, Arif Rahman Hakim, meminta 
  adanya evaluasi pengadaan laptop. "Meningkatkan kinerja anggota 
  dengan peralatan berteknologi harus benar-benar terwujud. Jangan 
  sampai anggaran mahal, tetapi kinerja tidak bagus," katanya, Rabu 
  (28/3). 

  Sejumlah anggota DPRD mengakui, pemberian laptop itu sangat membantu 
  anggota meningkatkan kinerjanya. Karena itu, mereka tak ingin laptop 
  itu menjadi mubazir karena rusak. Kerusakan yang terjadi, antara 
  lain, adalah adanya noda hitam atau noktah pada LCD. Selain itu, 
  timbul bunyi keresek-keresek, casing lepas, hingga layar mati. 

  Pengadaan laptop senilai Rp 12 juta juga dinilai terlalu mahal untuk 
  kualitas barang yang diperoleh. Apalagi, laptop itu nantinya akan 
  menjadi inventaris DPRD dan akan dipakai dalam jangka panjang. 

  Terhadap keluhan itu, Sekretaris Dewan di DPRD DIY Bambang Rahardjo 
  tidak mau memberi komentar. (ab9) 



   


------------------------------------------------------------------------------


  Internal Virus Database is out-of-date.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.432 / Virus Database: 268.18.11/721 - Release Date: 3/13/2007 
4:51 PM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke