Oh, kalau mau jujur, saya kenal dgn Hans Gouw personally, in person, pernah ketemu muka bbrp kali, pernah main ke rumahnya dulu banget. Saya juga nggak 'ngeh' tadinya kalau dia itu model calo pemalsu dokumen imigrasi. Sebenernya sebesar apa sih dia bisa menghembuskan issue yg mengguncangkan seluruh dunia? Dia itu cuma org yg menarik keuntungan dari situasi kok, bukan provokator penyebar issue. CUma org yg mencari sesuap..berlian (bukan nasi lagi)
Dlm hal ini saya sependapat dgn Nesya Natalia. Jangan2 tulisan awal juga cuma provokasi alias propaganda. Wong siapa sih yg ngga tau sistem hukum di Indonesia itu kayak gimana? Cheers, ----- Original Message ---- From: Neysa <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, April 2, 2007 5:10:39 AM Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kebohongan Perkosaan Masal Mei 1998 Terungkap > Isu pemerkosaan massal atas perempuan Cina dalam > Kerusuhan Mei 1998 senantiasa dihembus-hembuskan. > Tidak lebih dari berita bohong. Hm...mgk karena tidak ada anggota keluarga/teman Bapak yang mengalami jadi dgn mudah Bapak menyatakan demikian. > Hasil penyidikan FBI akhirnya membongkar > kebohongan itu. Apakah Bapak bisa membuktikan bukti yang betul2 sahih bahwa FBI betul2 berhasil membuktikannya? Karena jika betul, pasti majalah2 seperti TIMES, READER's DIGEST ato apalah yg internasional, lalu TV seperti CNN dll dll akan mengumumkan. Sama seperti banyak obat & makanan mengaku2 mendapat sertifikasi dari FDA padahal sebetulnya tidak. Akhirnya jadi sama dgn cerita HOLOCAUST. Mgk supaya Bapak percaya, Bapak perlu utk hidup di jaman tersebut atau minimal mempunyai kerabat&teman yang mengalami. Paling tidak walaupun Bapak tidak bisa berempati/minimal simpati, tolong Bapak jangan menjelek2kan orang2 yg jadi korban. Karena di Indonesia seperti kita ketahui bersama, pelaksanaan hukum belum tentu 100% jalan. Sering terjadi korban yang melaporkan kejahatan yg dialaminya mengalami teror2 dari pihak2 yg dilaporkan sehingga akhirnya mengurungkan niatnya utk melapor. Best regards, Neysa Natalia
