Saudara Sato Sakaki, 
Terima kasih atas responnya, 
kalimat yang saudara ambil/cukil lagi tersebut adalah "opini" dari 
saya, dengan nada penekanan, yang pada "prisipnya" adalah ungkapan 
keberpihakan saya kepada presiden Iran, P. Akhmadinejad yang telah 
dipandang minir dan dicibir oleh rekan kita sebelumnya. 

Mengenai maksud "mahkamah" disini, saya memahami-nya sebagai suatu 
lembaga khusus dimana suatu kasus harus diungkap untuk diambil suatu 
tindakan. Hal ini memang sering muncul di media cetak/elektronik 
dimana saya tinggal.

Dalam lingkup pembahasan humanis jauh dibandingkan P. GW Bush bahwa 
dengan fakta yang ada mengiring saya bersimpati pada P.Akhmadinejad.

Itulah sebenarnya esensi dari kalimat yang pernah saya sampaikan.

salam,
kcn,-   


--- In [email protected], Sato Sakaki 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> >   Presiden Iran, Akhmaddinejad adalah seorang dosen
> > dan fisikawan yang humanis, beliau bukanlah pembunuh
> > temperamental seperti presiden GW Bush yang kini
> > senat demokrat pun akan menyeretnya ke Mahkamah.
> 
> Senat Demokrat ini apa ya? Bisa dijelaskan? Apakah
> Partai Demokrat memiliki Senat? 
> 
> Yang saya tahu Senat Amerik itu beranggotakan 100
> orang senator, masing-masing dua senator dari setiap
> negarabagian. Dan komposisi keanggotaannya sekarang
> ini : 49 kursi diduduki Partai Republik, 49 kursi
> diduduki Partai Demokrat sedang dua lainnya
> independen. Ketuanya (pro-tempore) berdasarkan
> konstitusi adalah Wakil Presiden. Dan Wakil
> Presidennya, Dick Cheney adalah seorang anggota Partai
> Republik. Jadi yang senat Demokrat-nya yang mana? 
> 
> Lalu senat demokrat akan menyeret George Bush ke
> Mahkamah. Mahkamah yang mana? Presiden AS bisa
> di-impeach, dan proses impeachment itu dilakukan oleh
> parlemen sendiri (Kongres), bukan dibawa ke Mahkamah.
> (Sekedar meluruskan yang asal bunyi/as-bun saja). 
> 
> Dan saya meragukan Ahmadinejad seorang humanis. Apakah
> dia tidak berada di depan sebagai tokoh kesatuan aksi
> (para-militer) mahasiswa saat Revolusi Islam 1979 yang
> urusannya adalah mengobrak-abrik dan membunuhi? Tidak
> pernah ikut terlibat atau membenarkan dalam hati 
> eksekusi besar-besaran atas para pejabat tinggi, semua
> jenderal dan perwira menengah rezim Syah Reza Pahlevi?
> Atau dalam pembantaian dan penindasan pemeluk agama
> Bahai, orang-orang komunis, Mujahiddin Khalq dan tokoh
> oposisi lainnya? Atau paling kurang menyetujui?
> Bagaimana mengatakan humanis seorang yang terus saja
> petentang-petenteng mengancam hendak melancarkan 
> perang?
> 
> --- Kancono W Abdurrasyid <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > P. Martin,
> >   membahas masalah peran Indonesia dalam resolusi
> > terhadap Iran tersebut tidak harus pro dan kontra,
> > tetapi mencari pemahaman seluk-beluk-nya, sehingga
> > harapannya kita semua dapat faham "bagaimana, apa
> > dan mengapa".
> >    
> >   Permasalahannya adalah mengapa kita tidak
> > melakukan alternatif  lain yang adil, mengingat
> > pengayaan nuklir tersebut juga dilakukan oleh Israel
> > dan USA. 
> >   Sedangkan DK PBB "selayaknya" adalah netral.
> >    
> >   Mengenai negara Qatar anggota di DK PBB yang juga
> > menyetujui resolusi tsb, saudara tentu sudah faham
> > bahwa sesungguhnya negara Qatar dibawah korporasi
> > USA (saya melihat fakta dan pengalaman sendiri
> > ketika mengikuti konferen di University di Doha,
> > 2005, saya cermati hampir semua post-post strategik
> > dikontrol "US citizen", terutama petrol). Jadi
> > layaknya bak boneka sahaja yang enjoy dimainkan.
> >    
> >   Mengenai presiden Iran, Akhmaddinejad, barangkali
> > emosi anda terprovokasi karena keberpihakan anda
> > disebabkan bertentangannya kefahaman agama yang anda
> > anut. Kalau menurut anda mempertahankan pendirian
> > terhadap suatu konsep demi harkat hidup bangsanya
> > dikatakan "vokal dan sombong", lalu seperti apakah
> > GW Bush yang telah membantai banyak manusia di Irak?
> >   Bagi manusia yang memiliki hati nurani yang
> > bersih, saya meyakini apapun kefahamannya mesti ada
> > suatu "ketidak-ridhoan". 
> >    
> >   Presiden Iran, Akhmaddinejad adalah seorang dosen
> > dan fisikawan yang humanis, beliau bukanlah pembunuh
> > temperamental seperti presiden GW Bush yang kini
> > senat demokrat pun akan menyeretnya ke Mahkamah.
> >    
> >   kcn,-
>


Kirim email ke