Engga juga lah .. pesawat bersayap lebar bila semua mesin mati mendadak pun ngga akan jatuh bebas, melainkan masih bisa "gliding". Kecuali pesawat tempur seperti F16 misalnya, karena penampang sayapnya terlalu kecil, begitu kecepatannya rendah, baru jatuh kaya batu. Salam, Bodo
--- In [email protected], "zugarsonic" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Betul pak Steven, bukan hanya kurang detil, bahkan kadang2 salah > kaprah, seperti Berita di Jawa Pos Jumat 12 Jan 2007 hlm. 1 (Tentang > berbagai kemungkinan jatuhnya pesawat Adam Air Boeing 737-400) > > Tertulis sbb: > ...... > Jika fungsi control tak bisa digunakan, pesawat akan jatuh bebas > dengan gaya gravitasi maksimum. Kecepatan jatuh akan bergantung berat > pesawat.(???) > > salam > PSB > > > --- In [email protected], steven lenakoly > <s_lenakoly@> wrote: > > > > Salam, > > > > Saya rasa apa yang dikatakan pak daniel kurang tepat, khususnya > yang berkaitan dengan detail yang berhubungan langsung dengan > akurasi. Bukan berniat membela atau menjelekkan yang lainnya, Jawa > Pos tidak terlalu detail dalam pemberitaan. Banyak ditemukan kutipan > gak nyambung, alur cerita berita gak mengalir, angka yang ngawur > pool. Bayangkan dalam pemberitaan lahan TVRI baru-baru ini, karena > saya juga liputan hal yang sama, tertulis "...lahan 9,5 Ha," padahal > yang sebenarnya atau yang tepatnya 95.850 meter. > > > > Bagaimana bu Srikit Syah? > > > > Salam hangat, > > Steven >
