mas, pegawai negeri itu gajinya jelas. tapi pendapatannya tidak jelas. saya 
saja tidak pernah bisa memprediksi berapa pendapatan saya selama setahun kok. 
ada banyak sekali insentif yg kadang muncul kadang tidak. ada uang perjalanan 
dinas yg sangat variatif tergantung seberapa sering kita pergi. ada honor jam 
kerja dari proyek. honor2 kepanitiaan. ada honor jam terbang (kerjaan saya 
terbang). honor pembuatan laporan, dll. dan semuanya itu sah. mula2 memang isri 
bertanya ini uang darimana. tapi kalau hampir setiap minggu ada saja uang yg 
ini itu, ya lama2 bosen juga istri nanya. belum lagi kalo istri juga tau bahwa 
kita tidak hanya menagandalkan gaji saja. tetapi ada bisnis2 lain. bisa aja 
hampir tiap hari ada lalu lintas uang. 

emang kerjaan istri hanya ngontrol pendapatan kita aja?  apa emang sebaiknya 
kita jadikan istri kita sg acounting aja? iya kalo istri "hanya" sbg ibu rumah 
tangga. kalau dia juga sama2 sibuknya. gimana dunk? jadi laki2 yg bertanggung 
jawab dunk. kalau emang korupsi ya tanggung sendiri.

istri kok dijadikan kambing. hitam pula

----- Original Message ----
From: Samali Djono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, April 12, 2007 4:28:43 AM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] perempuan calon penghuni neraka-Iwan wibawa






    
            rekan sekantorku berkomentar saat saya baca ini dikantor. seorang 
istri pasti tahu berapa gaji atau pendapatan suami nya. 

menurut dia, dia berbahagia sekali, karena masih ada kontrol dirumahnya. jadi 
kalau dia membawa pulang duit, sedikit saja lebih dari gaji / pendapatannya, 
maka katanya dia akan mendapatkan bermacam-macam pertanyaan dan berulang-ulang 
lagi ...

Kirim email ke