PDIP ingin mencalonkan lagi Megawati menjadi Presiden pada Pemilu 
2009 mendatang ?, apakah  dengan ini Megawati  berharap dapat dipilih 
kembali untuk kedua kalinya seperti mantan Perdana Menteri  Benazir 
Bhutto dari Pakistan ? (1988-1990 dan 1993-1996). Mau "come back" ?

Menurut LSI ada lima nama calon terkuat untuk Pemilu 2009 mendatang, 
yaitu Yudhoyono, Megawati, Wiranto, Amien Rais dan Jusuf  Kalla. 
Semuanya senior dengan  wajah lama, dan tidak ada generasi baru atau 
orang muda  pembaharu yang dianggap sebagai calon kuat.

Sukardi Rinakit menyebutkan bahwa belum muncul tokoh muda pemimpin 
partai, karena partainya belum yakin, dan belum  memiliki rekam 
prestasi yang menonjol serta  publik belum mempercayai kemampuan 
mereka.  Mungkin ini sebuah statement yang agak dramatis 

Apakah yakin  bahwa publik atau masyarakat belum mempercayai   
kemampuan  pemimpin dari generasi muda  kalau belum dibuktikan ? 
Bukankah Indonesia ketika merdeka pada tahun 1945, tokoh dan 
pemimpinnya sebagian besar  berasal dari generasi  muda ? 

Kecuali Soekarno  (44 thn) dan Hatta (43 thn)  yang ketika itu  sudah 
berumur diatas 40 tahun  tetapi masih dibawah 45 tahun, mayoritas  
tokoh-tokoh kemerdekaan lainnya masih relatif muda  usianya dan 
dibawah 40 tahunan, seperti Amir Syarifuddin (38 th), Sutan Syahrir 
(36 th), Sultan Hamengkubuwono IX (33 th), Adam Malik (28 th), bahkan 
Angkatan Perang Indonesia , dipimpin oleh orang yang lebih muda lagi 
seperti Djatikoesoemo (28 th), A.H.Nasution (27 th) dan T.B. 
Simatupang (25 th).

Mungkin ini suatu kecualian sejarah yang  berbeda situasi dan 
kondisinya ketika itu, namun  ketika Soeharto naik kepanggung  
kekuasaan  pada tahun 1965, usianya juga baru berumur 44 tahun, sama  
usianya seperti Perdana Menteri Tony Blair (lahir 1953)  yang menjadi 
pemimpin  Inggris ditahun 1997.

Pada Pemilu 2009  mendatang  calon-calon Presiden RI  yang 
disebutkan  itu semuanya akan berusia diatas 60 tahun, seperti 
Megawati dan Wiranto yang akan berusia 62 tahun, sedangkan Yudhoyono 
berusia 60 tahun nantinya, Amien Rais  berusia 65 tahun dan Jusuf 
Kalla adalah mungkin calon presiden yang paling tua jika terpilih 
nantinya yaitu pada usia 67 tahun nantinya di tahun 2009 dan Sultan 
Hamengkubuwono X-pun nantinya akan berusia 63 tahun pada tahun 2009.

Di beberapa negara lainnya, beberapa   generasi muda  pernah tampil  
dan   mampu untuk menjadi pemimpin bangsa dan negaranya, seperti Lee 
Kuan Yew (36 th), Tony Blair (44 th), G.A. Nasser dari Mesir (36 th), 
Fidel Castro (33 th), John Kennedy (44 th), Bill Clinton (44 th), Jan 
Balkenende dari Belanda (46 th), Rajiv Gandhi (40 th) dan Benazir 
Bhutto (35 th ).

Kalau memang  dianggap bahwa belum ada  generasi muda yang muncul dan 
memiliki prestasi yang menonjol, maka proses kaderisasi , 
pembaharuan   dan regenerasi didalam tubuh partai rupanya  belum 
berjalan dengan benar dan  akan selamanya tergantung  terus dari   
tokoh-tokoh  lama yang sudah mapan dan dominan serta sarat dengan 
kepentingan pribadi.

Usia tua memang bukan suatu halangan untuk memimpin suatu negara, 
tetapi tokoh-tokoh yang disebutkan untuk pemilu 2009  mendatang 
adalah orang   lama yang itu-itu juga  yang dicalonkan oleh partai  
mapan dan  ini yang ditawarkan ke masyarakat.

Aktivis LSM Teten Masduki mengatakan masyarakat perguruan tinggi, 
komunitas guru, LSM, lembaga survei dan  pers perlu aktif mencari 
calon pemimpin bangsa yang berkualitas, sebagai alternatif  dari 
sistim kepartaian yang dianggap gagal untuk menyiapkan kader pemimpin 
bangsa generasi baru. 

Namun hal ini  tidak mudah untuk direlisasikannya, karena untuk calon 
seorang  presiden harus ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi, 
bagaimana dengan  persyaratan kendaraan politiknya ?, dan belum lagi  
dengan  masalah pendanaan  dan waktu tinggal  2 tahun lagi untuk 
mempersiapkannya.

Kalau situasinya tidak mengalami perubahan pada tahun 2009 mendatang, 
atau  tidak ada alternatif lainnya lagi, maka  kemungkinan  calon  
presiden mendatang akan dipilih  yang terbaik dari yang terburuk  
(the best of the worst).

Salam
G.H.

------------------------------------------------------------------

>Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan 
>Presiden Megawati Soekarnoputri diperkirakan masih menjadi calon 
>terkuat dalam Pemilihan Presiden 2009. Hal ini diakibatkan belum 
>muncul calon pemimpin alternatif di masyarakat. 
> ..........................................
>Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Saiful Mujani 
>memperkirakan lima calon terkuat dalam Pemilihan Presiden 2009, 
>sesuai dengan urutannya, adalah Yudhoyono, Megawati, Wiranto, Amen 
>Rais, dan Jusuf Kalla. 
>........................................... 
>Namun, jika itu terjadi, amat menyedihkan. Sebab, berarti ada 
>yang salah dalam regenerasi kepemimpinan di Indonesia," ucap Saiful. 
> ......................................
>Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate Sukardi Rinakit 
>memprediksi hal yang sama. Ia menyebut tiga nama, yakni Yudhoyono, 
>Megawati, dan Wiranto. Ketiga calon tersebut telah memiliki partai 
>yang akan menjadi kendaraan politik mereka menuju pemilu presiden. 
>Kemungkinan tokoh di luar partai muncul tetap berpeluang, namun 
>tokoh  tua tetap mendominasi. Sultan Hamengku Buwono X dinilai 
>sebagai tokoh  luar partai yang cocok memimpin bangsa. 
>.......................................................
>Tokoh muda pemimpin partai dinilai belum akan muncul. Selain 
>partainya sendiri belum yakin, mereka belum memiliki rekam jejak 
>prestasi yang menonjol. Publik belum akan memercayai kemampuan 
>mereka  bila dibandingkan dengan tokoh tua. 
> .............................................
> Menanggapi perkiraan dominasi tokoh-tokoh lama dalam Pemilu 2009, 
> aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) Teten Masduki mengatakan, 
> masyarakat perguruan tinggi, komunitas guru, LSM, lembaga survei, 
> maupun pers perlu aktif mencari calon pemimpin bangsa yang benar-
> benar berkualitas. 
> 
> Masyarakat perlu berinisiatif melakukan berbagai survei dan memilih 
> calonnya sendiri. Masyarakat tidak bisa lagi hanya menunggu proses 
> pencalonan yang dilakukan partai politik karena umumnya masih sarat 
> dengan uang dan kepentingan elite partai. (mzw/sut/nwo)
.................................................................




Kirim email ke