Ha ha ha esmosi sekali Bung Eka ini. Saya tdk marah2 Bung, saya juga tdk ada kelompok Bung seperti yg dipikiran Bung, wong saya bukan preman, juga bukan politisi.
Saya hanya melihat data2 atau info yg Bung posting ke publik, lucu gitu loh. Jadi, selamat menjalankan agenda mulianya Bung, jadilah pejuang! Jadilah pejuang yang bertanggung jawab Bung! Jangan gentar atau ragu kalau Bung yakin Bung BENAR. Buktikan bahwa Bung benar-benar tulus. Tapi, juga jangan lupa tugas utama Bung sebagai karyawan, jangan karena (maaf) misalnya tidak perform di kantor, lantas punya kegiatan ekstrakulikuler berpolitik praktis di kantor, demo dll. Bung itukan kerjaan kita waktu kuliah, waktu belum punya gawean ha ha ha. Selamat berjuang Bung! (berjuang utk siapa ya ha ha ha) salam Doyo --- In [email protected], wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear Bung Adijoyo Adidoyo, > > Saya tidak tau siapa yang anda katakan kami(baca:Kelompok anda)itu, kami yang anda maksud itu atas nama siapa? untuk kepentingan siapa?. > > Saya tidak mengerti mengenai maksud anda bahwa saya melakukan black campaign, anda dapat mencheck data2 yang saya berikan...adakah yang palsu dan membusukan publik?, > > Perlu saya sampaikan sekali lagi bahwa saya mengutip dari RSM AAJ Associates untuk menanggapi Iklan Manajeme PT Garuda Indonesia di harian Kompas tanggal 16 April 2007 halaman 21. dengan kepala tulisan: > "terima kasih atas dukungan anda" > > Saya tidak mengerti kemarahan anda disini, padahal media2 cetak dan televisi, sudah cukup informasi dan tayangan bahwa penyimpangan yang ada di PT Garuda Indonesia sudah dilaporkan ke KPK dan telah dilaporkan BPK. Dua Institusi resmi Pemerintah tersebut ternyata menemukan hal yang sama. > > Saya tidak mengerti kenapa anda dan kelompok anda tidak mau melihat dan mendalami "keunikan" pemakaian Penyertaan Modal Pemerintah yang turun pada bulan Maret 2007. > > Saya tidak tahu agenda2 khusus anda, Kelihatannya anda dan kelompok anda "hanya" tertarik pada point STRATEGIC PARTNER..ada apa ini? > > Tanpa banyak basa basi busuk, > Untuk jelasnya anda bisa berkunjung ke Kantor Serikat pekerja di Medan Merdeka Selatan no 13 Lt 6, bertemu dengan Wakil2 dari Serikat Bersama, anda dan Kelompok anda bisa check kebenaran pernyataan SEKBER dan juga tulisan Saya dan juga alasan Keberatan Serikat kami atas Strategic Partner. > > Undangan itu berlaku untuk anda dan semua orang yang mengatasnamakan kelompok anda...itupun kalo anda punya nyali untuk mencari kebenaran dan juga memang benar anda dan kelompok anda tidak mempunyai kepentingan serta ikut terlibat dalam pembusukan di PT Garuda Indonesia. > > (Tapi saya yakin, anda dan kelompok anda tidak punya nyali untuk itu dan hanya berani di ditataran tulis-menulis saja) > > Setelah dan sesudah kekantor Serikat kami, anda dan kelompok anda bisa datang ke kantor manajemen untuk melakukan balance informasi, tidak rumit kan? itupun kalo memang anda dan kelompok anda mempunyai niat semata untuk kebaikan. > > Terus terang saya dan rekan2 paling sebel sama orang2 yang senang membodoh-bodohi publik utk kepentingan pribadi atau kelompoknya.(maaf numpang mengutip, karena banyak sekali maling teriak maling) > > Tulisan anda atas nama kelompok anda: > "Termasuk siapapun dibelakang Anda, yang membiayai Anda. (Karena biasanya setiap masalah atau rusuh di Republik ini selalu ada yang mencukonginya, alias sponsor gitu loh, > wajar karena tanpa budget mana bisa jalan)" > > Buat saya ini adalah Tuduhan yang sangat meng-asyikan dan Menyenangkan..(Sungguh Kasihan sekali anda dan kelompok anda, hanya bisa menuduh dan menulis dengan cara2 seperti ini) > > Demikian dan hormat saya pada anda dan kelompok saya. > > Eka Wirajhana > > > > ----- Original Message ---- > From: Adijoyo Adidoyo <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Wednesday, April 18, 2007 8:42:40 PM > Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] (Black Campaign?) Re: Kerugian Dua tahun,.., Direksi PT Garuda Indonesia naik Gaji > > Bung Eka Wirajhana (atau siapapun Anda) > > Terima kasih atas infonya yang panjang lebar, nampaknya informasi > keuangan internal. > > Tanpa bermaksud mencampuri urusan internal Anda, saya jadi tertarik > mencoba pelajari data2 Anda. Tertarik dengan modus operandi yg kini > marak di BUMN-BUMN. > > Dari data2 Anda, terutama yg terakhir, saya dan rekan2 hanya bertanya > SO WHAT? > > Maaf data2 Anda sama sekali tidak significant Bung, dan tidak > singkron gitu loh dgn statement Anda dibawah ini.... > > "Kami menolak rencana Penyelamatan PT Garuda Indonesia dengan cara > STRATEGIC PARTNER yang dilakukan pada saat kondisi Garuda sedang > terpuruk dan pada saat Value dari Garuda sangat rendah" > > Masalah Garuda sudah menjadi masalah publik Bung Eka, saya rasa semua > orang yang sedikit mengetahui ilmu keuangan sangat paham apa > sebenarnya CORE PROBLEM Garuda dari tahun ke tahun, dari dulu sampai > sekarang. Apalagi lembaga-lembaga seperti KPK, BPK, Kejaksaan, > Depkeu, Meneg BUMN, Securities Houses dll. Masalah ini sangat terbuka > secara obyektif Bung. > > Nah dengan Logic of Aviation Industry yg seperti saat ini, sulit buat > saya dan rekan2 melihat agenda Bung yang menolak Strategic Partner. > > Apa Bung yang sebagai orang dalam Garuda dan punya akses kebagian > keuangan dan audit internal Garuda tidak bisa melihat hal ini Bung? > > Maaf Bung, sebagai sesama karyawan saya dan rekan2 hanya memberi > input saja. Bahwa cara Bung dengan membuat BLACK CAMPAIGN ini sangat > tdk elegance gitu loh, merusak kredibilitas Bung sendiri gito loh. > > Dan sekilas sangat terasa bahwa Bung punya agenda2 khusus terhadap > Garuda, semacam pembusukan dari dalam gitu loh. Ini bisa > dikategorikan SABOTAGE, lho Bung. > > Masyarakat kini semakin pandai lho Bung, tidak begitu saja menerima > berbagai BLACK CAMPAIGN, kami menganalisa dan melakukan diagnosa > terhadap setiap informasi yang kami terima. > > Jadi Bung Eka, kalau Anda yakin bahwa perjuangan Anda benar, silakan > teruskan & yakinkan publik (yg tdk bodoh ini) dengan Campaign Anda. > Dan kami akan dukung perjuangan Bung. > > Tapi kalau sebaliknya hanya sekedar UUD alias Ujung Ujungnya Duit, > wah bisa jadi bumerang Bung. Termasuk siapapun dibelakang Anda, yang > membiayai Anda. (Karena biasanya setiap masalah atau rusuh di > Republik ini selalu ada yang mencukonginya, alias sponsor gitu loh, > wajar karena tanpa budget mana bisa jalan). Kamipun akan melakukan > tindakan koreksi. > > Jangan kuatir Bung di Republik ini masih banyak silent majority, yg > masih punya hati nurani, bekerja tanpa pamrih. > > Terus terang saya dan rekan2 paling sebel sama orang2 yang senang > membodoh-bodohi publik utk kepentingan pribadi atau kelompoknya. > > salam > Doyo
